Gelar MAKESTA, PK IPNU Pesantren Tebuireng Siapkan Generasi Penerus Perjuangan Ulama

17
Dalam rangka melaksanakan program kaderisasi organisasi secara berkelanjutan, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pesantren Tebuireng menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) di Aula Lantai 1 Gedung K.H. M. Yusuf Hasyim, Jombang, Jumat (5/6/2026). Foto: Fatih

Tebuireng.online- Dalam rangka melaksanakan program kaderisasi organisasi secara berkelanjutan, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pesantren Tebuireng menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) di Aula Lantai 1 Gedung K.H. M. Yusuf Hasyim, Jombang, Jumat (5/6/2026). Agenda ini diikuti oleh 50 santri sebagai langkah awal memasuki jenjang pengkaderan resmi organisasi.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai pembekalan materi dasar keorganisasian dan ke-NU-an yang disampaikan oleh sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi mengenai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan Ke-NU-an dipaparkan oleh Ustadz Farhan Syahputra, S.Ag., sedangkan ruang lingkup Ke-IPNU-an disampaikan langsung oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Kecamatan Diwek, Rekan Umar Al Faruq, S.Pd. Selanjutnya, materi Wawasan Kebangsaan diulas oleh Ustadz Muhammad Fatih, serta materi Kepemimpinan dan Keorganisasian dibawahkah oleh Gus Bahar.

Ketua Pelaksana MAKESTA, Rayhan Ikhsanul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari upaya merawat kaderisasi Nahdlatul Ulama sejak dini di lingkungan pesantren. Melalui MAKESTA, wadah ini diproyeksikan sebagai sarana pembinaan efektif agar lahir generasi penerus yang ideologis.

“MAKESTA ini menjadi sarana pembinaan kader muda Nahdlatul Ulama agar lahir generasi penerus yang memahami nilai-nilai ke-NU-an dan memiliki komitmen untuk melanjutkan perjuangan para ulama, khususnya warisan yang telah ditinggalkan oleh Hadratus Syaikh K.H. M. Hasyim Asy’ari,” ujar Rayhan Ikhsanul.

Ratusan sesi materi tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Para santri aktif berdiskusi serta menggali wawasan mendalam mengenai struktur organisasi, konseptual keislaman, geopolitik kebangsaan, hingga peran strategis generasi muda dalam menjaga tradisi ormas keagamaan tersebut. Menurut Rayhan, dinamika forum yang interaktif ini menunjukkan tingginya komitmen santri untuk mengenal Nahdlatul Ulama, yang secara historis memiliki hubungan emosional dan biologis yang sangat kuat dengan Pesantren Tebuireng.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pihak panitia berharap, pasca-pelaksanaan MAKESTA ini, akan lahir kader-kader muda yang tidak sekadar memahami ajaran Aswaja An-Nahdliyah secara teoretis, melainkan juga memiliki kapasitas kepemimpinan yang tangguh di lapangan. Melalui pengkaderan perdana ini, PK IPNU Pesantren Tebuireng menegaskan komitmennya dalam membangun sistem kaderisasi yang terukur guna mencetak generasi muda yang siap menjawab tantangan zaman tanpa mencabut akar nilai kepesantrenan.


Pewarta: Fatih

Editor: Sutan