FGD Media Tebuireng Perkuat Kolaborasi Menuju Profesionalitas Media Pesantren

120
Suasana FGD Media unit Tebuireng saat berdiskusi di aula lantai 1 Yusuf Hasyim Tebuireng (foto: irsyad)

Tebuireng.online– Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan profesionalitas media di lingkungan Pesantren Tebuireng, digelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Media Tebuireng pada Kamis (6/11/2025) bertempat di aula lantai 1 gedung Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng. Acara ini dihadiri oleh sekitar 33 peserta yang merupakan perwakilan Humas dan pengelola media sosial dari berbagai unit pendidikan dan pesantren di bawah naungan Pesantren Tebuireng.

FGD ini dibuka dengan sambutan dari Ir. H. Abdul Ghofar, selaku Mudir I Pesantren Tebuireng. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi dan arah kerja antarunit media. Media, menurutnya, memiliki peran strategis dalam mendukung program serta menjaga citra Pesantren Tebuireng di mata publik. Ia juga menegaskan bahwa redaksi perlu berhati-hati dalam menyeleksi berita dan mengelompokkan konten yang sensitif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Lebih lanjut, Mudir I menyoroti pentingnya penguatan sinergi antarunit media agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Media unit, ujarnya, semestinya menjadi bagian dari satu sistem besar yang saling mendukung, baik dalam penyebaran informasi maupun dalam mengangkat nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan. Ia juga berharap ke depan diadakan pelatihan dan diklat yang dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang media dan komunikasi pesantren.

Baca Juga: Cyber Security Enthusiast, Meta Mutia Bekali Pengelola Media Tebuireng Keamanan Siber

Peserta yang hadir terdiri dari berbagai lembaga di bawah naungan Pesantren Tebuireng, antara lain Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, SMP dan SMA A. Wahid Hasyim, SMP dan SMA Trensains, SDI Tebuireng, Pondok Putri, Mu’allimin, MA dan MTs Sains Salahuddin Wahid, serta unit-unit lain seperti SMK Khoiriyah Hasyim dan Humas Pesantren Tebuireng. Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan menyampaikan kendala dan pengalaman dalam mengelola media sosial di unitnya. Termasuk beberapa keluhan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, KH. Agus Abdul Mughni, selaku Mudir IV Pesantren Tebuireng, menegaskan pentingnya kolaborasi antarunit media untuk mencapai profesionalitas bersama. Menurutnya, media pesantren tidak bisa berjalan secara terpisah, melainkan harus menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dalam visi dan nilai dakwah. Ia juga mendorong agar setiap unit media lebih aktif berinovasi dalam membuat konten yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

Foto bersama Mudir IV Tebuireng dan seluruh Humas serta Pengelola Media se Unit Pesantren Tebuireng (foto: bustan)

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Abror Rosyidin, turut menekankan pentingnya manajemen media yang baik, terutama dalam hal koordinasi, perencanaan konten, dan pengelolaan sumber daya. Ia juga mengajak seluruh pengelola media untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi agar media pesantren dapat bersaing secara positif di era digital.

Baca Juga: Pengelolaan Konten dan Keamanan Digital untuk Pengelola Media Pesantren

Hasil dari FGD ini kemudian menghasilkan beberapa kesepakatan bersama yang menegaskan komitmen kolaboratif antarunit media. Setiap unit media diminta untuk mendelegasikan dua orang sebagai koordinator pengelola media yang nantinya akan ditetapkan melalui surat keputusan resmi dari pesantren. Selain itu, seluruh inventaris media seperti aplikasi, perangkat dokumentasi, dan kebutuhan pendukung lainnya akan dikoordinasikan melalui Tebuireng Media Group (TMG). 

Gus Abdul Mughni menutup diskusi dengan menegaskan kembali bahwa kolaborasi dan komunikasi intensif antarunit adalah kunci menuju media pesantren yang profesional, solid, dan berkarakter. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran media Tebuireng dalam menyebarkan nilai-nilai pesantren, keilmuan, dan dakwah yang rahmatan lil ‘alamin.

Diakhir sesi, Munawara selaku pemandu acara FGD, menyebut bahwa FGD Media Tebuireng tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan digitalisasi media pesantren, yaitu sebuah langkah menuju media yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan nilai luhur pesantren dan perjuangan para santri dalam menyuarakan kebaikan.



Pewarta: Munawara, M.I.Kom

Editor: Rara Zarary