Bazar Murah Jadi Jalan Bersedekah Kelompok Pengajian RW 8 & 9 Tebuireng

91
Jalan RT 08/09 yang menjadi lokasi bazar murah dari Jam’iyah Ibu-ibu Pengajian Tebuireng RT 08/09 (foto: albi)

Tebuireng.online— Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di wilayah Tebuireng RW 08/09 pada Sabtu pagi (8/11/2025). Kelompok ibu-ibu Jam’iyyah Pengajian Yasin dan Tahlil Al Hikmah RW 8 & 9 kembali menggelar Bazar Baju Murah yang terbuka untuk masyarakat umum. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kegiatan sosial ini terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, baik dari segi partisipasi maupun manfaatnya bagi warga sekitar.

Ketua pengajian, Ibu Dhana Rulia, mengungkapkan bahwa ide bazar ini berawal dari gagasan almarhumah Ibu Umi Himdasah, ibundanya, yang prihatin melihat banyak barang layak pakai menumpuk dan tidak terpakai di rumah-rumah warga.

Baca Juga: Peduli Sosial, Jama’ah Yasin Al Hikmah Tebuireng Gelar Bazar Murah

“Kami melihat banyak barang yang masih bagus tapi tidak dipakai. Sayang kalau hanya menjadi limbah. Dengan bazar seperti ini, barang bisa dimanfaatkan lagi dan memberi manfaat untuk orang lain,” ujar Ibu Dhana kepada Tebuireng Online.

Masyarakat sekitar Tebuireng tampak memilih pakaian yang akan mereka beli (foto: albi)

Beragam barang ditawarkan dalam bazar ini, mulai dari pakaian, tas, sepatu, aksesori, hingga sayur-mayur, dengan harga sangat terjangkau antara Rp5.000 hingga Rp25.000. Barang-barang tersebut tidak hanya berasal dari warga sekitar Tebuireng, tetapi juga dari luar daerah seperti Pare dan Mojokerto. Untuk memperluas jangkauan donasi, panitia aktif memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram, serta menyebarkan pamflet ke masyarakat di Desa Cukir dan Desa Keras.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Antusiasme masyarakat meningkat setiap tahun. Jika pada awalnya bazar hanya berlangsung dua hingga tiga hari, kini kegiatan ini dapat berjalan hingga lima hari penuh. Tak hanya menjadi ajang jual beli, bazar ini juga menjadi medium sedekah yang kreatif.

Baca Juga: Peduli Sosial, Jama’ah Yasin Al Hikmah Tebuireng Gelar Bazar Murah

Sebanyak 70 persen hasil penjualan disalurkan untuk membantu kaum dhuafa, sedangkan 30 persen sisanya digunakan sebagai dana operasional. Konsep ini dikemas dengan tagline yang menggugah: “Membeli sama dengan Sedekah.”

“Daripada memberi langsung dan membuat penerima merasa segan, lewat bazar ini mereka bisa memilih sendiri barang yang dibutuhkan. Hasilnya tetap menjadi sedekah,” jelas Dhana dengan mata berkaca-kaca.

Selain mengadakan bazar amal, Jam’iyyah Kajian RW 8 & 9 juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti infaq untuk yatim piatu, khotmil Qur’an setiap Jumat Legi, serta pengajian rutin Yasin dan Tahlil.

Para panitia dari Ibu-ibu Jam’iyah Pengajian RT 08/09 Tebuireng foto bersama saat menjaga stan bazar amal

Bagi para anggota, kegiatan ini tidak hanya tentang berbagi rezeki, tetapi juga tentang mempererat persaudaraan.

Baca Juga: Bu Nyai Lelly Pimpin Rihlah dan Pengajian Rabu Pon Muslimat NU Diwek

“Selain donasi, kami ingin memberi manfaat sepanjang hidup kita untuk orang lain. Melalui kegiatan ini, kami saling mengenal dan semakin dekat,” tutur Dhana.

Ke depan, panitia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kelompok pengajian lain untuk melakukan hal serupa memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai agar tetap memberi manfaat bagi sesama. Dengan semangat kebersamaan, bazar sedekah ini menjadi bukti nyata bahwa kebaikan bisa lahir dari hal sederhana, berbelanja sambil berbagi.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary