Direktur PD Pontren Kemenag Tekankan Standar Tinggi Lulusan Ma’had Aly pada Munas III AMALI di Tebuireng

93
Dr. Basnang Said memberikan sambutan dalam acara Munas ke-3 AMALI di Tebuireng (foto: fatih)

Tebuireng.Online— Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama RI, Dr. Basnang Said, turut hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) yang diselenggarakan di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang, pada 28–30 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Basnang Said memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan munas yang diikuti 66 perwakilan Ma’had Aly dari seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa lulusan Ma’had Aly harus memiliki kualitas keilmuan yang lebih tinggi dibandingkan lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam pada umumnya.

Baca Juga: Tebuireng Tuan Rumah Munas III AMALI, Gus Kikin Tekankan Pentingnya Jaga Tradisi Keilmuan

“Harus dapat membedakan Ma’had Aly dengan pendidikan tinggi keagamaan Islam. Perbedaannya bisa dilihat dari sisi ontologi, epistemologi, maupun aksiologi. Ini yang diharapkan oleh Bapak Menteri Agama, agar lulusan Ma’had Aly benar-benar berbeda dari lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam,” ujarnya.

Dr. Basnang menjelaskan bahwa pendirian Ma’had Aly tidaklah mudah karena standar keilmuan yang ditetapkan sangat tinggi, terutama dalam penguasaan ilmu agama dan kemampuan membaca kitab klasik.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Ketua AMALI Tegaskan Ma’had Aly adalah Perjalanan Pengabdian

“Kalau lulusannya Ma’had Aly sama dengan lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam, sama-sama tidak mumpuni ilmu agamanya, tidak kuat bahasa Arabnya, tidak bisa membaca kitab kuning, maka lebih baik Ma’had Aly menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam saja. Inilah sebabnya pendirian Ma’had Aly diberatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tidak semua pondok pesantren dapat dengan mudah mendapat persetujuan Majelis Ulama untuk mendirikan Ma’had Aly. Ada sejumlah syarat ketat yang harus dipenuhi agar keberadaan Ma’had Aly benar-benar memiliki distingsi yang jelas.

Baca Juga: Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Jalin MoU dengan UINSA, Siapkan Beasiswa bagi Para Dosen

“Jika kita tidak selektif memilih mahasantri, maka kekhawatirannya di masa mendatang para alumninya tidak bisa dibedakan dari lulusan lembaga lain,” ungkapnya.



Pewarta: Dimas Setyawan Saputro
Editor: Rara Zarary