Di Titik Rendah Manusia

56
Manusia yang sedang beribadah (sumber: istimewa)

Kita Bukan Nabi
Kita bukan nabi
kita manusia biasa
yang kadang berjalan lurus
kadang tersesat dalam pikiran sendiri

kita mencoba menjadi baik
tapi lupa cara pulang
kita meminta dimaafkan
tapi sulit memaafkan diri sendiri

namun setiap luka
mengajarkan satu hal:
bahwa kesalahan bukan akhir
hanya jeda untuk tumbuh.


Di Titik Paling Rendah
Aku pernah jatuh
di tempat yang paling sunyi,
di antara harapan yang runtuh
dan penyesalan yang tak selesai.

kupikir dunia memunggungiku,
padahal mungkin aku
yang terlalu sibuk membenci diri sendiri.

hingga suatu hari aku sadar
bahwa manusia memang tempatnya salah,
dan tuhan tidak pernah lelah
menunggu kita menemukan jalan pulang.


Manusia Bukan Mesin
Manusia tidak diciptakan
untuk selalu benar.
tidak pula untuk selalu kuat.

ada hari ketika hati goyah,
ketika lidah salah bicara,
ketika langkah salah arah.

dan itu tidak apa-apa.

karena yang terpenting
bukan seberapa jauh kita terjatuh,
tapi seberapa berani kita berusaha
untuk bangkit kembali.



Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online