
Pundak Pertama
Sejak kecil ia tahu
pundaknya harus lebih kuat
menjadi payung bagi adik-adiknya
meski hujan menimpa dirinya lebih dulu
ia bukan hanya putri bagi ibu
tapi juga tangan kedua yang menopang
belajar menahan luka
agar yang lain bisa tetap tertawa
di mata orang, ia tangguh
meski di hati kadang runtuh
namun keteguhan itulah
yang membuat keluarga tetap tegak
Kakak Perempuan
Ia tak pernah meminta lahir pertama
tapi takdir menaruh mahkota tanggung jawab
di kepalanya yang masih belajar dewasa
kakak perempuan itu sabar
menyembunyikan letih di balik senyum
mengajarkan arti kuat
tanpa harus banyak bicara
jika ia menangis
selalu di sudut yang sepi
agar tidak ada yang tahu
betapa besar beban yang ia jaga.
Anak Sulung
Anak sulung perempuan adalah ladang doa
yang tak henti menumbuhkan harapan
meski tanah dirinya kerap gersang
ia belajar tegar
saat orang lain boleh rapuh
ia belajar diam
saat hatinya ingin menjerit
namun dari keteguhan itu
lahirlah pelukan paling hangat
lahirlah rumah paling nyaman
yang disebut: kakak.
Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary


















