Bakat Seni Sejak Dini, Siswa Kelas 1 SDIT Tebuireng Kesamben Raih Juara 1 Lomba Mewarnai

65
Ucapan selamat dan sukses dari Pesantren Tebuireng (ilustrator: ifa)

Tebuireng.online– Bakat seni yang sudah terlihat sejak dini mengantarkan siswa kelas 1 meraih prestasi membanggakan. Kali ini, prestasi tersebut datang dari bidang mewarnai yang berhasil mengantarkan seorang siswa SDIT Tebuireng Ir. Soedigno Kesamben meraih juara 1 dalam ajang lomba tingkat daerah.

Prestasi tersebut diraih oleh Qothrunada dalam lomba mewarnai yang digelar di Linggar Jati, Jombang, pada Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sirius Entertainment dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah.

Baca Juga: Dua Siswa Kelas 1 SDI Tebuireng Kesamben Raih Prestasi Regional di Mojokerto

Guru SDIT Tebuireng Kesamben, Ustadz Dzikron, menjelaskan bahwa pada event tersebut sekolah hanya mengirimkan satu peserta. “Untuk event yang ini kebetulan hanya satu anak, karena memang yang ikut punya hobi mewarnai. Di hari yang sama juga ada tiga agenda lomba, sehingga siswa yang lain diikutkan lomba yang lolos penyisihan KMNR-21 yang memang sudah lebih dulu diikuti,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa sekolah telah lama melihat potensi Qothrunada di bidang seni, khususnya mewarnai. “Awalnya sekolah sudah melihat bakat ananda di bidang seni, terutama mewarnai. Di beberapa event, Alhamdulillah orang tua yang sekaligus guru di sini juga berkoordinasi untuk mencoba mengikutkan lomba. Ternyata hasilnya sesuai dugaan, anak tersebut selalu mendapat juara 1,” ungkapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Terkait usia peserta yang masih duduk di kelas 1, Ustadz Dzikron menyebut bahwa sekolah memang berupaya memberi ruang pengalaman tanpa paksaan. “Salah satunya karena bakatnya sudah terlihat sejak kelas 1, maka kita kader dan asah kemampuannya untuk meneruskan prestasi kakak-kakak kelasnya. Tentu tidak memaksakan anak untuk harus ikut lomba,” ujarnya.

Baca Juga: Siswi SDIT Tebuireng Raih Medali Perunggu Olimpiade Matematika Tingkat Nasional

Mengenai apresiasi dari sekolah, ia menjelaskan bahwa penghargaan diberikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan. “Untuk hadiah tentu ada aturannya. Prestasi siswa akan kami akumulasi dan diberikan dalam bentuk beasiswa saat perangkingan kenaikan kelas. Namun apresiasi pasti tetap dilakukan untuk menambah rasa bangga dan kepercayaan diri, seperti pemanggilan saat upacara atau apel di depan siswa-siswi lain,” katanya.

Qothrunada sendiri mengaku sangat menyukai kegiatan mewarnai karena menurutnya menyenangkan. “Aku memang hobi mewarnai, mewarnai itu seru,” ujarnya. Ia juga menceritakan pengalaman saat lomba. “Kemarin pas mewarnai pemandangan, saya pakai warna merah sama pink yang paling banyak karena saya suka sama warna itu,” katanya.

Baca Juga: Tiga Siswa SDIT Kesamben Raih Prestasi di Ajang SMART FEST Jombang 2025

Sebelum mengikuti lomba, Qothrunada rutin berlatih di tempat les dengan menggambar dan mewarnai objek masjid. Kebiasaan tersebut sudah ia lakukan sejak duduk di bangku TK. “Sebelum lomba aku latihan mewarnai masjid di tempat les,” tuturnya.

Kebahagiaan Qothrunada semakin lengkap dengan dukungan penuh dari orang tua. “Kemarin aku dapat boneka dari mama papa, terus dapat piala sama boneka dari lombanya. Seneng banget karena pas lomba dianter sama mama papa,” ucapnya.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary