Oleh: Almara Sukma*

Shalat fardhu merupakan rukun Islam yang ke-2. Hukum melaksanakan shalat fardhu bagi orang muslim yang sudah memenuhi syarat adalah wajib. Ketika anak masih kecil maka harus sudah diajarkan (diperintahkan) untuk melaksanakan shalat. Ketika anak sudah usia 10 tahun maka harus dipukul (dihukum) apabila ia meninggalkan shalat.  Shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan, karena meninggalkan shalat adalah perbuatan dosa, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah:

كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌۙ  (٣٨) اِلَّآ اَصْحٰبَ الْيَمِيْنِ  (٣٩) فِيْ جَنّٰتٍ يَتَسَاۤءَلُوْنَۙ  (٤٠) عَنِ الْمُجْرِمِيْنَۙ  (٤١) مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ  (٤٢) قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ (٤٣)

Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan, kecuali golongan kanan, berada di dalam surga yang mereka saling bertanya, tentang (keadaan) para pendurhaka, “Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?” Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat”.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Seorang mukallaf yang tidak mau beribadah (shalat) kepada Tuhannya sebagaimana orang muslim melaksanakan, maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka Saqar. Selain itu, orang yang meninggalkan shalat fardhu adalah orang yang jelek, bahkan lebih jelek dari pada seorang wanita yang berzina, hamil, melahirkan anak, kemudian membunuh anaknya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Irsyadul ‘Ibad.[1]

Ada sebuah riwayat:

Dahulu kala, pada zaman Nabi Musa a.s. ada seorang wanita dari golongan bani Israel menghadap kepada Nabi Musa a.s. dan ia berkata: “Wahai Nabi Allah, aku telah melakukan zina hingga hamil dan melahirkan anak. Anak itu lalu aku bunuh.

Nabi Musa marah dan mengusir wanita tersebut seraya berkata : “Hai wanita lacur, keluar dari tempat ini, agar tidak turun api dari langit yang dapat membakar kita semua akibat perbuatanmu ini. Wanita tersebut keluar dengan hati yang sedih.

Kemudian turunlah malaikat Jibril dan berkata: “Hai Musa, Tuhan berkata kepadamu, ‘Mengapa engkau menolak orang yang bertaubat? Tidakkah engkau mengetahui orang yang lebih jelek dari dia?’.

Musa berkata : “Hai Jibril, siapa orang yang lebih jelek daripada wanita yang berzina, hamil. Melahirkan anak, kemudian membunuh anaknya itu?’

Malaikat Jibril menjawab: “Yaitu orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja.”

Orang muslim yang sudah memenuhi syarat-syarat wajib shalat, apabila ia meninggalkan shalat maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka dan ia merupakan orang yang sangat jelek. Semoga kita senantiasa diberikan rahmat oleh Allah sehingga kita bisa melaksanakan shalat dan tidak termasuk golongan orang di atas.


[1] Irsyadul ‘Ibad :13


*Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari

SebelumnyaBicara Soal Musik, Unhasy Hadirkan Prof. Anne Rasmussen
BerikutnyaBagaimana Hukum Mengamalkan Hadis Dhoif?