Pena Santri
Adzan Membelah Gelap
Pagi Pulihkan Luka
Fajar datang seperti jari emas Tuhanmenyingkap tirai malam yang pekat membelengguembun menetesair mata bumi yang ikhlasmencuci luka semalam yang menganga pilu
angin berbisik...
Pena Santri
Garam di Luka Lama
Garam di Luka Lama
Kepercayaan dulu adalah jembatankokoh mengantar dua hati menyeberangkini jembatan itu patahterjun bebas ke sungai keraguanKau datang membawa maaftapi maaf mu garam...
Puisi
Pelita di Bulan Muharram
Pelita di Bulan Muharram
Muharram datangfajar yang mengetuk pintu hatiIa pelitamenyalakan gelap dosa yang menumpukair mata taubat adalah hujanmembasuh papan takdir lamalangkah hijrah adalah sayapterbang...
Puisi
Coretan Meja
Bel Terakhir
Bel berteriak perakmemecah dinding waktu yang diamsuara itu kapakmenebas tahun-tahun kita jadi serpihan kenanganhalaman sekolah jadi lautanombaknya rindu menampar kakibangku kayu bisutapi Ia...
Pena Santri
Letih Berbisik
Lelah Senyap
Malam menelan suaraku pelan-pelantubuh ini jadi rumah yang pintunya karatanlelah menyelinap seperti kabutmembekap dada tanpa izin pamit
Aku tersenyumpadahal luka menjeritAku melangkahpadahal kaki sudah...
Pena Santri
Sembelih Ego
Sembelih Ego
Di pagi kurbanego itu singa yang mengaum di dadakumengamuk minta dipujaminta dituruti tanpa hentikini pisau kesadaran ku tajamkanmenjadi tangan Tuhan yang menuntun arah...
Pena Santri
Laut Tanpa Kapal
Samar Rasa
Kau datang seperti kabut pagimenyentuh kulit tanpa suarahadir, lalu menghilang di balik senjameninggalkan jejak yang tak utuh
hatiku jadi laut tanpa ombaktenang di luar,...
Pena Santri
Gerbang Ikhlas
Bisik Waktu
Waktu berbisik di sela jarum jam yang lelahkatanya sabartapi detikmu menampar pipi rinduAku duduk di beranda penantianmenghitung hujan yang tak turunnamamu kusulam di...












