Wakili Jombang, Santri SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng Melaju ke OSN Provinsi

19

Tebuireng.online- SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng kembali menorehkan capaian impresif di ranah kompetisi sains nasional. Salah satu santri terbaiknya, Mutiara Iffah Wibowo dari kelas VIII A, secara resmi dinyatakan lolos untuk melaju ke ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi setelah sukses menyabet predikat Juara 2 OSN tingkat Kabupaten Jombang pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Penyelenggaraan OSN tingkat Kabupaten sendiri telah rampung dilaksanakan pada Kamis (11/06/2026), dengan hasil evaluasi yang diumumkan secara berkala pada Sabtu (27/06/2026). Atas capaian ini, Mutiara dipastikan memegang tiket resmi untuk mewakili Kabupaten Jombang pada kompetisi sains regional tingkat Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/07/2026).

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, Eni Mu’tamaroh Imami, S.Si., S.Pd., memaparkan bahwa lompatan prestasi ini tidak lahir dari skema instan, melainkan hasil dari konstruksi pembinaan berjenjang yang diterapkan pihak sekolah sejak para santri menduduki bangku kelas VII.

“Kami melakukan penjaringan prestasi sejak kelas VII, kemudian mengadakan seleksi tingkat sekolah. Murid yang terpilih kami berikan pembinaan secara rutin. Sebelum mengikuti OSN Provinsi, mereka juga kami ikutkan dalam berbagai kompetisi untuk melatih kemampuan sekaligus mental bertanding. Alhamdulillah, Mutia termasuk murid yang sering meraih prestasi,” urai Eni Mu’tamaroh, Selasa (07/07/2026).

Menjelang bergulirnya OSN, manajemen kurikulum mengeskalasi intensitas bimbingan belajar. Pihak sekolah mengombinasikan transfer keilmuan dari internal dewan guru yang kompeten dengan mendatangkan mentor eksternal atau pembina khusus OSN dari luar institusi guna mematangkan kesiapan teoretis dan analisis santri.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Eni menegaskan, keberhasilan anak didiknya ini menjadi bukti empiris yang valid untuk mematahkan stigma negatif di masyarakat bahwa padatnya jadwal rutinitas keagamaan di lingkungan pesantren menghambat akselerasi akademik siswa. Sinergi antara komitmen mandiri santri, fasilitas sekolah, dan rida orang tua terbukti mampu menghasilkan performa belajar yang kompetitif di level daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Perjuangan murid kami dan para guru membuahkan hasil hingga bisa tembus ke OSN tingkat Provinsi. Ini membuktikan bahwa sekolah di pesantren dengan banyaknya kegiatan murid tetap mampu meraih prestasi yang gemilang,” tambahnya.

Mengingat posisi domisili Mutiara saat ini berada di Krian, pihak sekolah mengoptimalkan sistem digitalisasi pembelajaran dengan menggelar pembinaan intensif secara daring (online). Di saat yang bersamaan, melalui dukungan penuh orang tua, Mutiara juga difasilitasi untuk mengikuti pendampingan luring (offline) yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Capaian gemilang ini melengkapi rekam jejak emas institusi, di mana pada tahun 2024 lalu, SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng juga berhasil mengantarkan delegasi santrinya menembus OSN tingkat Provinsi pada klaster bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Sebagai langkah jangka panjang, sekolah kini mulai mengaktifkan program regenerasi dengan menjaring bibit-bibit baru di kelas VII dan VIII. Pembinaan berkala terus digulirkan pada klaster kompetensi Matematika, IPS, serta Bahasa Inggris melalui penguatan program kebahasaan internal, demi mencetak generasi berprestasi berikutnya yang siap mengharumkan nama pesantren di kancah nasional.


Pewarta: Albi

Editor: Sutan