Unit Kebersihan Lingkungan Pesantren (UKLP) Tebuireng

Profil UKLP

Dalam agama Islam, hidup bersih itu sangatlah dianjurkan. Bagaimana tidak? sering kita dengar kata – kata bijak yang berbunyi : النظافة من الإيمان. Kata – kata ini sering di jadikan slogan dalam anjuran hidup bersih. Hal ini sejalan dengan pesantren Tebuireng yang mempunyai satu unit yang bertanggung jawab pada kebersihan dan kesehatan santri. Yakni , UKLP (Unit Kebersihan Lingkungan Pesantren).

IMG_1388UKLP (Unit Kebersihan Lingkungan Pesantren) merupakan suatu unit kebersihan yang berdiri sejak awal tahun 2007 awal kepengasuhan Romo Kiai Salahuddin Wahid. Pembentukan UKLP bermula dari hasil pelatihan Team Building II di Pondok Pesantren Tebuireng, yang mengamanatkan pembentukan sebuah komisi independen sebagai mitra kerja pengurus yang bertugas khusus menangani masalah kebersihan pesantren.

IMG_0629

Pembentukan UKLP bermula dari hasil pelatihan Team Building II di Pondok Pesantren Tebuireng, yang mengamanatkan pembentukan sebuah komisi independen sebagai mitra kerja pengurus yang bertugas khusus menangani masalah kebersihan pesantren.

Secara strukctural, UKLP berada di bawah naungan Kepala Pondok Tebuireng. Unit ini merupakan pemekaran dari Unit Kebersihan Kesehatan Pesantren (UKKP), yang pada tahun-tahun sebelumnya membawahi bidang kebersihan dan kesehatan, termasuk di dalamnya Balai Pengobatan. Namun karena banyaknya kendala seperti kurangnya SDM yang bisa menangani kesehatan santri sekaligus mampu memberikan pembinaan pola hidup bersih dan sehat, maka UKKP ditiadakan karena hanya terkonsentrasi pada faktor kuratif saja. Sebagai gantinya, mulai tahun 2006 UKKP dipecah menjadi dua yakni, UKLP dan UKP (PUSKESTREN) yang hubungan antara keduanya sebagai mitra kerja.

Sejak awal terbentuknya, UKLP langsung melakukan langkah-langkah praksis berupa pengadaan sarana kebersihan seperti menyediakan sapu dan tempat sampah di masing-masing wisma, membuat aturan tentang kebersihan dan perilaku hidup bersih, menjadwal giliran kerja bakti mingguan, melakukan pengawasan piket kebersihan, serta memasang spanduk-spanduk di setiap sudut pesantren yang berisi seruan untuk hidup bersih.

Guna menstimulus santri, UKLP mengadakan lomba kebersihan antar wisma dan unit, serta lomba menulis artikel kebersihan dan komik kebersihan. Pemenang lomba kebersihan wisma diumumkan setiap bulan di masjid setelah salat jamaah, dengan pemenang kategori wisma terbersih dan wisma terkotor. Setelah pengumuman diisi dengan pengarahan dari pengasuh atau kepala pondok

Sebenarnya, Unit ini merupakan pemekaran dari Unit Kebersihan Kesehatan Pesantren (UKKP), yang pada tahun-tahun sebelumnya membawahi bidang kebersihan dan kesehatan, termasuk di dalamnya Balai Pengobatan. Namun karena banyaknya kendala seperti kurangnya SDM yang bisa menangani kesehatan santri sekaligus mampu memberikan pembinaan pola hidup bersih dan sehat, maka UKKP ditiadakan karena hanya terkonsentrasi pada faktor kuratif saja. Sebagai gantinya, mulai tahun 2006 UKKP dipecah menjadi dua yakni, UKLP dan UKP (PUSKESTREN) yang hubungan antara keduanya sebagai mitra kerja.

Adapun struktur dari UKLP sendiri adalah sebagai berikut :

Kepala Unit
Anggota
Duta setiap Wisma

Dalam kepengurusan ini, Ustadz Mudhfar Ma’ruf merupakan orang pertama kali yang di tunjuk Gus Sholah sebagai ketua dalam UKLP. Setelah itu, sejak tahun 2008 – sekarang, kepengurusan ini di bawah naungan Ustadz Imam Bukhori.

SAM_2269Unit Kebersihan ini mempunyai kegiatan yang bersifat promotif dan preventif. Dalam kegiatan yang Promotif, unit ini membuat poster dan slogan tentang kebersihan dan pola hidup sehat, serta mengadakan penyuluhan – penyuluhan. Sedangkan kegiatan yang preventif sendiri merujuk pada PUSKESTREN yang merupakan salah satu mitra kerjanya. UKLP bekerja sama dengan PUSKESTREN membina santri husada yang yang khusus dibentuk sebagai organisasi para duta kebersihan.

Selain itu, UKLP yang bervisi – misi 3R (Resik, Rapi, Rawat, ) juga mempunyai beberapa program yang menjunjung visi & misi dari unit tersebut. Adapun program – programnya meliputi :

  • Mengadakan kerja bakti bersama setiap jum’at (ro’an)
  • Mengadakan peralatan kebersihan
  • Mengkader santri husada setiap satu angkatan
  • Mengdakan lomba kebersihan setiap bulan
  • Mengadakan penyuluhan kebersihan dan pola hidup sehat
  • Survei mawas diri

Selain bekerjasama dengan PUSKESTREN, unit ini juga menjalin hubungan kerja dengan LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng). Pasalnya, lembaga ini juga mempunyai program yang berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat, yakni adanya pemilihan sampah.