Syaikh Abdul Hadi dan Gus Sholah saat agenda silaturrahmi di Pesantren Tebuireng, Selasa (23/7) sekitar pukul 21.00 WIB

Tebuireng.online— Mursyid terekat Syadziliyah dari Syiria, Syaikh Abdul Hadi berkunjung Ke Pesantren Tebuireng. Ulama negeri Syam yang sekarang tinggal di Lebanon itu diterima langsung Pengasuh Pesantren Tebuireng,  KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di Dalem Kasepuhan,  Selasa (23/07/2019).

Bersama Buya Yahya Zainul Ma’arif dan beberapa orang rombongan, Syaikh Abdul Hadi membicarakan soal pesantren dan kondisi negara-negara Islam. Ia sangat tertarik mempelajari pesantren dan posisinya dalam perkembangan Islam di Indonesia.

“Saya sangat tertarik mengenal pesantren di Indonesia, untuk itu saya berkunjung ke beberapa pesantren,” ungkapnya dalam Bahasa Arab.

Syaikh Abdul Hadi merasa bahwa Islam di Indonesia menajadi contoh bagi negara-negara lain. Di Timur Tengah, lanjutnya, beberapa negara penuh dengan konflik dan pertikaian.

Di sela-sela obrolan, Buya Yahya memperkenalkan pendiri Tebuireng Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dan KH. Wahid Hasyim. Buya juga mengungkapkan, alumni Tebuireng banyak yang mewarnai negeri  dengan berbagai peran, seperti menjadi menteri dan jabatan-jabatan lainnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menyambut Sang Mursyid, Gus Sholah mengucapkan bela sungkawa terhadap Timur Tengah, khususnya Syiria dan Yaman yang sedang dilanda konflik berkepanjangan sejak 2011.

“Pertama saya ucapkan belasungkawa atas konflik panjang di Timur Tengah. Semoga segera berakhir,” ungkap tokoh sepuh Nahdlatul Ulama (NU) itu.

Soal pesantren, Gus Sholah menjelaskan, sumbangsih pesantren terhadap negara sangat besar, sebaliknya, kontribusi negara terhadap pesantren sangat kecil.

“Ya karena pesantren swasta semua. Sangat kecil kontribusi negara terhadap pesantren-pesantren,” tambah adik Gus Dur itu.

Syaikh Abdul Hadi, esok hari (24/07/2019), dijadwalkan akan mengisi pertemuan dengan dengan para santri di Aula lantai 1 Gedung KH. Yusuf Hasyim. Pertemuan yang diisi dialog itu dimuli setelah Subuh pukul 05.30 WIB.


Pewarta: Aros

Publisher: MSA

SebelumnyaMahasiswa KKNT Unhasy Desa Sidokaton Gelar Pelatihan Public Speaking
BerikutnyaTata Krama Nikah Menurut KH. Hasyim Asy’ari