Songsong 2018 dengan Analisis SWOT

174

Oleh : Umdatul Fadhilah*

Masih bulan Januari, artinya masih berada diawal tahun, yang berarti baru kemarin orang-orang merayakan tahun baru dengan berbagai caranya sendiri. Seperti yang kita tahu, tahun baru identik dengan suasana baru, keramaian, berbagai harapan dan cita-cita diungkapkan, mereka begitu semangat menyongsong tahun baru 2018. Karena awal tahun seolah menjadi sesuatu yang istimewa, identik dengan hal baru dan harapan baru. Terlebih di zaman sekarang ini, media sosial yang semakin menggelora jagat raya dibanjiri dengan tangan-tangan kreatif menuliskan keinginannya dalam akun sosial media pribadinya.

Mengungkap harapan dan permintaan baru itu, bukankah awal yang sangat baik? Benar, karena dengan menuliskan apa yang kita inginkan, adalah sebagai awal menuju jalan untuk mendapatkan hal tersebut. Apalagi dikalangan santri yang notabenenya masih mengenyam dunia pendidikan. Juga para muda-mudi yang masih dalam euforia tahun baru di 2018 ini.

Namun perlu diketahui, menuliskan saja tidak cukup untuk melangkah menuju kesuksesan yang kita inginkan. Perlu doa, usaha, dan strategi. Kiranya doa dan usaha adalah suatu hal yang tak pernah ketinggalan dilakukan. Lalu apalagi? Bagaimana dengan strategi? Ya, Strategi adalah suatu upaya usaha menggunakan cara khusus untuk lebih efektif dalam melangkah menuju sesuatu yang kita inginkan tak lain adalah sukses. Ada banyak strategi yang dapat kita lakukan. Namun di sini saya ingin memperkenalkan startegi analisis SWOT. Apa itu analisis SWOT? Lalu apa hubungannya dengan meraih cita-cita atau keinginan?

Materi analisis SWOT ini terdapat pada program studi manajemen dengan mata kuliah Bisnis dan Manajemen. Menurut Jurnal INTEKNA, tahun XIV, No.2, November 2016:102-209 dalam “Penerapan Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Pemasaran Daihatsu Luxio di Malang” oleh Syamsuddin Noor, Staf pengajar jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Banjarmasin. Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan, analisa ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strength) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats).” (Freddy Rangkuti, 2006:18-19).

  Dua Harapan Dr. H. Sahid HM untuk Ikapete ke Depan

Analisa ini didasarkan pada asumsi bahwa suatu strategi yang efektif akan memaksimalkan kekuatan dan peluang dan meminimalkan kelemahan dan ancaman. Bila diterapkan secara akurat, asumsi sederhana ini mempunyai dampak yang sangat besar atas rancangan suatu strategi yang berhasil dan analisis lingkungan industri menyajikan informasi yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ada dalam lingkungan perusahaan. Di sini saya akan mencoba menjabarkan bagaimana jika analisis SWOT ini diterapkan ke dalam diri seseorang. Dari ulasan di atas dapat dipahami terdapat empat aspek yang ada di dalam analisis SWOT.

Pertama yaitu strengt atau kekuatan, kita dapat mengenali diri kita sendiri, mencoba menemukan sesuatu yang menjadi bakat, di mana bila terasah terus menerus dapat menjadi tombak menuju suksesnya dalam meraih cita-cita.

Kedua adalah peluang atau opportunity, dimana setelah mengetahui bakat dan minat yang menjadi kekuatan, maka akan lebih mudah untuk menemukan peluang dalam meraih apa yang kita inginkan.

Ketiga ada weakneess atau kelemahan, penting juga untuk mengetahui apa yang menjadi kelemahan kita, sehingga diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dalam meraih cita-cita. Keempat adalah threats atau ancaman, selain mengetahui kelemahan yang ada, penting pula untuk selalu waspada. Karena bagaimanapun hal-hal dimasa yang akan datang tak dapat diketahui dari sekarang. Oleh karena itu, di sini kewaspadaan diperlukan guna mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Adapun menerapkan analisis SWOT ke dalam diri sendiri, hal yang paling utama yaitu menentukan tujuan, karena tidak adanya tujuan sama saja dengan tidak tahu arahnya mau kemana.

Kiranya keempat hal itulah yang menjadi salah satu tonggak strategi dalam menyongsong tahun 2018 untuk lebih dekat dengan cita-cita serta harapan, agar tak hanya menjadi angan semata serta hanya menjadi tulisan indah penghias sosial media pribadi. Namun setelah mengusahakan semua, hasilnya tetap kita serahkan kepada Allah SWT. dan tetap berusaha berfikir positif.


*Penulis adalah mahasiswa Unhasy dan santri di Pondok Pesantren Walisongo Jombang.