SMP Sains Tebuireng Gelar Olimpiade Sains, Tembus 700 Pendaftar  Seluruh Indonesia

72
Suasana saat olimpiade Sains di Masjid Salahuddin Al-Ayubi Pesantren Sains Tebuireng (foto: albi)

Tebuireng.online— SMP Sains Tebuireng menggelar Olimpiade Sains SD/MI Nasional perdana pada Oktober 2025. Ajang ini mendapat sambutan meriah dengan total peserta mencapai sekitar 700 siswa dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Lampung, Bali, hingga Sulawesi.

Pendaftaran lomba dibuka sejak 1 Agustus hingga 30 September 2025. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring pada awal Oktober 2025. Peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit. Soal disusun dengan porsi 50% matematika dan 50% IPA, tanpa soal agama.

“Karena ini olimpiade sains, komposisi soal memang seimbang antara IPA dan matematika. Tidak ada soal agama,” jelas Ketua Panitia, Ustadz Fakhrurrozi.

Baca Juga: Tim SMP Sains Tebuireng Raih Juara 2 Cerdas Cermat Islami

Setelah melalui babak penyisihan, sebanyak 70 peserta lolos ke babak semifinal yang dilaksanakan secara luring pada Ahad, (19/10/2025) di SMP Sains Tebuireng. Mereka kembali mengerjakan soal dalam durasi 90 menit. Dari babak ini, hanya enam peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final yang digelar pada hari yang sama.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Final diisi dengan sesi cerdas cermat untuk memperebutkan “golden ticket”, yaitu tiket istimewa bagi pemenang untuk masuk ke SMP Sains Tebuireng tanpa tes dan bebas biaya pendaftaran.

Menurut panitia, persiapan acara ini memakan waktu sekitar tiga bulan. Tujuan utama penyelenggaraan lomba adalah untuk promosi sekolah sekaligus menjaring bibit-bibit unggul dalam bidang sains sejak dini. “Kami ingin melahirkan generasi sains berikutnya. Selain itu, ajang ini bisa menjadi rujukan bagi siswa SD yang ingin mengasah kemampuan mereka, selain OSN,” ujar Ustadz Fakhrurrozi.

Suasana tes para finalis (foto: albi)

Antusiasme peserta dan orang tua tampak sejak pagi. Para wali murid mengantarkan anak-anak mereka ke Masjid Tebuireng Sains Jombok, tempat berlangsungnya babak semifinal dan final. Suasana semarak dan penuh semangat terlihat ketika para peserta bersiap mengerjakan soal untuk memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan golden ticket masuk SMP Sains Tebuireng.

Salah satu peserta, Nabila Khumaira, siswi SDIT Ulul Albab Bekasi, mengaku cukup tertantang dengan soal-soal yang diberikan. “Gampang-gampang susah, soalnya kebanyakan belum saya pelajari. Semoga menang,” ujarnya sambil tersenyum. Nabila mengetahui informasi lomba dari ibunya, sementara kakaknya juga bersekolah di SMP Sains Tebuireng kelas 11.

Baca Juga: Siswi SMP Sains Tebuireng Raih Juara 2 Story Telling Tingkat Provinsi

Tak hanya peserta, para orang tua pun memberikan dukungan penuh. Ana Widya Tuti, wali murid dari Jombang, mendapat informasi lomba ini dari grup paguyuban sekolah SDN Jombatan 3. Ia berharap putrinya dapat lolos dan diterima di SMP Sains Tebuireng. “Harapan kami sebagai wali murid semoga nanti bisa masuk ke SMP ini. Cita-citanya anak saya ingin sekolah di tempat yang agamanya bagus juga,” ungkapnya.

Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang tahunan yang bermanfaat bagi siswa SD/MI di seluruh Indonesia. Selain menjadi sarana promosi sekolah, olimpiade ini juga bertujuan untuk menjaring calon peserta didik berkualitas dalam bidang sains.

“Ini adalah tahun pertama Olimpiade Sains SD/MI Nasional kami adakan. Alhamdulillah pesertanya banyak dan berasal dari berbagai penjuru Indonesia. Kami berharap acara ini bisa terus berlanjut dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” kata Ustadz Fakhrurrozi.

Dengan antusiasme yang tinggi dan penyelenggaraan yang terencana, Olimpiade Sains SD/MI Nasional di SMP Sains Tebuireng menjadi langkah awal penting dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan memiliki karakter islami.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary