tebuireng.online– Menyambut kegiatan Muktamar ke-33 NU, diadakan berbagai kegiatan baik dari panitia daerah maupun pondok pesantren. Salah satunya ialah kegiatan sholawat dan doa bersama untuk kesuksesan muktamar yang diadakan kemarin malam (28/07) di stadion Jombang oleh Jam’iyah Pecinta Shalawat(JPS) Jombang yang dihadiri oleh Ibu Hj. Munjidah Wahab selaku Wakil Bupati Jombang.

PJS merupakan pengisi acara pada malam keempat pasca pembukaan pameran nasional berupa expo dan bazar rakyat pada hari S abtu(25/7)kemarin dengan kirab budaya yang diikuti peserta expo dan seluruh banom dibawah naungan NU.

Masuk melalui pintu masuk utama expo, nampak para pecinta shalawat dan pengunjung berjubel untuk masuk ke lokasi acara utama. Melintasi kurang lebih 100 stand dari 200 lebih stand yang berdiri menyajikan berbagai produk dan jasa, tidak membuat pengunjung luntur semangatnya untuk mengikuti rangkaian acara yang telah diagendakan panitia sejak tanggal 25 Juli hingga 5 Agustus mendatang.

“Ya disinilah kita lihat persatuan dan kekompakan dari berbagai tingkat organisasi dan partisipan kegiatan Muktamar”, ungkap Aliyah selaku ketua IPPNU Jombang yang membuka stand buku-buku NU.

Salah aktifis Fatayat NU Jombang, Aulia, mengatakan bahwa Muktamar ke-33 NU Jombang merupakan sejarah baru bagi Kota Santri dan Muktamar. Pasalnya hanya di Jombang Muktamar bisa dilakukan dengan melibatkan empat  pondok pesantren, alun-alun kota hingga tempat untuk pameran yang saling terpisah. Sebab pada Muktamar sebelumnya semua aktivitas Muktamar dipusatkan pada satu tempat yang berada dalam satu lingkungan saja. (fatim/abror)

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaGus Sholah Minta Politik Uang Tak Nodai Muktamar ke-33 NU
BerikutnyaNyalon Ketum PBNU, Gus Sholah: Saya Tak Didukung Partai Manapun