tebuireng.online— Menyambut Muktamar ke-33 NU, Pustaka Tebuireng menerbitkan sepuluh buku baru ke-NU-an. Buku-buku tersebut bakal mewarnai pelaksanaan Muktamar yang dilaksanakan selama lima hari tanggal 1-5 Agustus 2015.

Buku-buku tersebut diantaranya:

  1. Ibuku Inspirasiku ; Nyai Solicha Wahid Hasyim (Ibunda Gus Dur dan Gus Sholah)
  2. Resolusi Jihad ; Perjuangan Ulama : dari Menegakkan Agama Hingga Negara” karya Abdul Latif Bustami dkk
  3. Mutiara Hikmah Tasawuf, Terjemah Kitab al-Nawadhir, diterjemahkan oleh Abdul Hakim Ridlwan
  4. Menjaga Martabat Islam; Oleh Kiai Tebuireng (Kumpulan Tulisan Pidato dan Artikel Media)
  5. Hidup untuk Pengabdian; in Memoriam KH. Ishak Latif; Catatan Santrinya” karya H. Ibhar Cholidi
  6. Perjuangan Laskar Hizbullah di Jawa Timur, karya Isno El-Kayyis
  7. A. Wahid Hasyim dalam Pandangan Dua Puteranya; Dialog antara Gus Dur dan Gus Sholah mengenai Pandangan Politik Keislaman Sang Ayah
  8. Biografi dan Nasihat Hadratusyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari; Sebagai Salah Satu Ulama Terkemuka Penyebar Ajaran Islam Nusantara, karya Mukani
  9. Ulama’ Pendiri, Penggerak, dan Intelektual NU dari Jombang, karya Supriyadi
  10. Memahami Makna al-Qur’an; Telaah Tafir Dr. KH. Ahmad Musta’in Syafi’i di Majalah Tebuireng, disusun tim Majalah dan Pustaka Tebuireng

Selain sepuluh buku tersebut, Majalah Tebuireng Edisi Muktamar dengan tema “Empat bukuUlama Superstar” juga diterbitkan oleh Pustaka Tebuireng yang berada di naungan Unit Penerbitan Pesantren Tebuireng (UPPT). Kapala Pustaka Tebuireng, Ali Ridho mengatakan bahwa sebenarnya ada satu judul buku lagi yang diproyeksikan akan mewarnai Muktamar ke-33 NU, yaitu “Sejarah Hidup KH. Wahid Hasyim”. Namun naskah bakal buku tersebut masih dalam tahap pencetakan.

Direktur UPPT, Ahmad Faozan menjelaskan bahwa Pustaka Tebuireng menerbitkan buku-buku tersebut untuk ikut serta mengembangkan khazanah keilmuan baik di kalangan NU, Islam maupun Bangsa Indonesia. Terlebih, lanjutnya, Pustaka Tebuireng bersama dengan Divisi-divisi lain di bawah naungan UPPT sedang mengembangkan semangat literasi di kalangan santri. “Moment Muktamar NU kita ingin mengembalikan ruh NU kepada perjuangan para pendiri, penggerak, dan Intelektual NU”, tambahnya. 

Ibrojul Munif, Kepala Divisi Usaha UPPT mengatakan  bahwa selama muktamar buku-buku tersebut bisa didapatkan di stand nomer 27 Expo Muktamar ke-33 NU di Lapangan Masjid Ulul Albab Tebuireng. Setelah muktamar, pembeli bisa datang langsung di Tebuireng Bookstore lorong makam Gus Dur atau menghubungi bagian penjualan, Rahmat : 085680857296 atau bisa melalui PIN BB 54E1285A. “Siahkan juga mengunjungi situs resmi Teburieng Boosktore www.tebuirengbookstore.com.(abror)

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaAlun-Alun Jombang Siap Menyambut Muktamar
BerikutnyaKemana NU Menuju?