Foto: Qonaatun

Tebuireng.online- Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan ikuti program bagi-bagi nasi berkah di Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) pada Rabu, (26/08/2020).

“Nasi berkah ini awal mula usulan dari KH. Salahuddin Wahid, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng. Melihat banyaknya kaum dhuafa dan fakir miskin yang ada di sekitar wilayah tersebut, maka Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng berinisiatif untuk melaksanakan program nasi berkah,” ungkap Luthfia selaku sekretaris LSPT.

“Nasi kotak ini selalu disediakan oleh LSPT setiap harinya sebanyak 100 kotak, mereka bisa mendapatkan nasi kotak dengan membayar Rp.2.000,- / kotak. Namun, sebenarnya dari pihak LSPT membelinya seharga Rp.7.000,- kemudian dibagikan kepada masyarakat dengan mengganti seharga Rp.2.000,” ungkap Titik Sapitri, selaku penjaga nasi berkah.

Lokasi warung nabung (nasi bungkus) berkah berada di depan Pondok Putra Pesantren Tebuireng. Dengan menunggu penjaga nasi berkah datang, sistem pembagian teratur rapi dan dengan penuh kesadaran tanpa kericuhan.

Nasi Berkah disediakan setiap harinya pada pukul 08.30 WIB sampai selesai. Sedangkan di bulan Puasa (Ramadan) nasi berkah dibuka pada pukul 16.00 WIB hingga selesai. Pada awalnya nasi berkah ini satu minggu sekali, dan melihat kondisi semakin banyaknya masyarakat yang membutuhkan nasi berkah, akhirnya dari pihak LSPT menyediakan nasi berkah satu minggu full. Nasi berkah yang disediakan ini selalu habis tidak tersisa.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain kaum dhuafa dan fakir miskin, serta masyarakat sekitar, orang lewat juga boleh membeli nasi berkah sebanyak 1 buah kotak dengan mengganti sebesar Rp.2.000,-. Kegiatan nasi berkah ini membuat orang-orang sekitar terketuk hatinya. Sehingga mereka mau jadi donatur di LSPT. “Saya terketuk hatinya, ketika melihat LSPT membagikan nasi berkah kepada orang yang membutuhkan dengan harga yang sungguh luar biasa murahnya,” ungkap Nanik Sri Wahyuni selaku salah satu donatur.

“Hati saya senang, bisa ketemu orang banyak, bisa ikut serta membagikan nasi berkah,” ungkap penjaga nasi berkah.

Kegiatan yang membawa keberkahan ini, bisa menggugah masyarakat sekitar untuk bisa saling berbagi. LSPT ini merupakan lembaga nirbala Pesantren Tebuireng Jombang yang berkomitmen mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF, LSPT berusaha terus mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan. Pada tahun 2013, LSPT resmi menjadi lembaga amil zakat melalui surat keputusan nomor 88/SK-UPZ/BAZ.PR/2013 yang dikeluarkan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Melalui program kepedulian sosial dan kemanusiaan, mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah anda melalui Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) yang bersemboyan “Menebar Manfaat, untuk Ummat” melalui nomor rekening BNI (0297705035), Mandiri (1420012517362), Mandiri Syariah (7113005232), Bank Jatim (0112685863), BPRS Lantabur Tebuireng (1100243171) a.n Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng.


Pewarta: Qona’atun Putri Rahayu