Bismillahirrahmaanirrahiim

Saya memulai dengan menyebut asma Allah yang Maha Pemurah di dunia dan Maha Pengasih di akhirat. Dan saya memuji pada Allah, Tuhan manusia di seluruh alam dan memohon tambahnya rahmat ta’dzim kepada panutan kita, junjungan kita Nabi Muhammad SAW. dan keluarganya, setelah yang tersebut di atas, di sini saya akan menerangkan tentang nasihat empat bab.

BAB I

Semua manusia yang ada di dunia ini setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW. harus mengikuti ajaran agama Islam. Sesuai dengan keterangan dari al-Quran dalam surah Ali Imran : 85

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Artinya:Dan barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Oleh karena itu siapapun yang mencari agama selain Islam maka tidak akan pernah diterima. Lebih tepatnya mereka yang mencari agama selain Islam tidak akan mendapatkan surga, melainkan neraka. Karena terdapat sabda Nabi Muhammad SAW. di dalam kitab “Mukhtarul Imam Muslim” halaman 129 baris 6:

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لاَيَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ اْلأُمَّةِ يَهُوْدِي أَوْ نَصْرَانِي ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِيْ أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

Artinya: Demi Dzat yang jiwaku berada dalam kekuasaanya-Nya : tak seorang pun dari umat ini baik yahudi maupun nasrani yang pernah mendengar tentang aku kemudian dia mati dan belum beriman kepada risalahku, maka ia termasuk penghuni neraka” (HR. Muslim).

BAB II

Keterangan rukun Islam yang termaktub dalam kitab “Mukhtarul Imam Muslim” halaman 42 baris 6, “Nabi Muhammad SAW. bersabda : Tegaknya Agama Islam dari lima perkara: Pertama, Dua syahadat, saya bersaksi tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah. Kedua, melaksanakan shalat lima waktu. Ketiga, menunaikan zakat jika memiliki harta yang wajib dizakati. Keempat, Puasa di bulan Ramadhan dan Kelima, menunaikan haji ke Baitullah bagi yang mampu.”

BAB III

Keterangan rukun iman menurut kitab “Mukhtarul Imam Muslim” halaman 37 baris 1. “Rasulullah SAW. bersabda: Rukun Iman itu ada 6: Pertama, Iman kepada Allah SWT. Kedua, Iman kepada malaikat-malaikat Allah. Ketiga, iman kepada kitab-kitab Allah. Keempat, Iman kepada seluruh utusan Allah. Kelima, iman kepada hari akhir, yaitu hari kiamat. Keenam, iman kepada takdir Allah, takdir yang baik atau buruk adalah dari Allah”

BAB IV

Bab ini menceritakan wasiat panutan kita Nabi Muhammad SAW. kepada sahabat Abi Darda’ yang tertulis dalam kitab “Adaab al-Mufrad” karangan Imam Bukhari, halaman 9 baris 8. “Nabi Muhammad SAW. berpesan: wahai Abu Darda’! kamu jangan pernah menyekutukan Allah walaupun kamu dipotong-potong atau dibakar dan jangan pernah sekali-kali meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja, siapa yang meninggalkan shalat lima waktu, aku tidak akan menanggung keselamatannya di akhirat kelak, Jangan kamu meminum arak karena perbuatan tersebut merupakan sumber seluruh dosa, berbaktilah kepada kedua orangtuamu walaupun mereka minta seluruh hartamu dan jangan membangkang perintah mereka .”

Wahai saudara semua, mari kita menegakkan shalat lima waktu agar selamat dari siksa api neraka yang sakitnya tiada terkira.

Dalam hadist Ibnu Majah juz 2 halaman 304, “Rasulullah bersabda : Neraka dinyalakan 1000 tahun sampai berwarna putih, dinyalakan lagi selama 1000 tahun hingga berwarna merah, dinyalakan lagi 1000 tahun hingga berwarna hitam seperti malam yang gelap gulita.” (Nomor Hadits 4320, Bab 38 sifat al-Nar)

Dan di dalam neraka terdapat beberapa ular, kalajengking dan kelabang berukuran sebesar pohon pinang, menggigit orang-orang yang tidak menunaikan shalat. Oleh karena itu, dirikanlah shalat untuk meraih surga. Karena orang yang tinggal di surga senantiasa dalam keadaan baik dan bahagia selamanya.

Tertulis dalam hadits Imam Muslim juz 8 halaman 138 baris 8, “Nabi SAW. bersabda: ketika semua orang telah masuk surga, maka Allah memerintahkan malaikat untuk memanggil penghuni surga. Wahai penghuni surga! kalian diberikan kesehatan dan tidak akan sakit selamanya, diberikan hidup dan tidak akan mati selamanya, dijadikan muda dan tidak akan tua selamanya, diberikan nikmat dan bahagia tanpa ada kesusahan selamanya, dan orang mu’min di dalam surga akan diberi rumah yang panjangnya 60 PAL (tonggak batu sebagai tanda jarak antara satu tonggak dan tonggak yang lain berjarak 1,5 KM) yang terbuat dari intan dan di dalam setiap ruangan terdapat kamar-kamar yang dipenuhi oleh bidadari yang cantik jelita.” Wallahu a’lam.

Demikian cerita yang benar dari hadis yang shahih, barang siapa yang ragu atau tidak percaya maka bukan termasuk orang mu’min ”

Ini semua adalah nasihat, karangan al-faqiir ilaihi Ta’ala Muhammad Hasyim, khadim santri Tebuireng.


*Terjemah sebuah manuskrip karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari tanpa judul, dikenal dengan Arba’ah an-Nasihah

SebelumnyaMendikbud Silaturahmi ke Pesantren Tebuireng dan Ziarahi Makam Gus Dur
BerikutnyaSongkok Hitam untuk Alif