
Tebuireng.online- Halaman utama Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (MINHA) Tebuireng, Jombang, berubah menjadi lautan manusia pada Senin malam (22/12/2025). Ribuan warga memadati area tersebut untuk merayakan puncak acara MINHA FEST, sebuah festival yang memadukan semangat sejarah, budaya, dan hiburan rakyat.
Puncak festival ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang yang diwakili Asisten Pemerintahan Drs. Purwanto, serta jajaran Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Turut hadir pula keluarga besar (dzurriyah) Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, yakni KH Fahmi Amrullah Hadzik dan KH Riza Yusuf.
Kepala Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Mujiburrohman, M.Pd, menjelaskan bahwa perhelatan MINHA FEST merupakan rangkaian pendukung untuk memperingati Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Selain itu, acara ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia kepada sang kakek buyut, KH Muhammad Hasyim Asy’ari.
“Kegiatan ini kami maksudkan untuk mengenalkan Museum Islam Nusantara lebih luas lagi kepada masyarakat melalui berbagai pendekatan yang edukatif namun tetap menghibur,” ujar Mujiburrohman di sela-sela acara.
Sebelum mencapai puncak acara pada malam hari, panitia telah menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, di antaranya: Festival mewarnai diikuti oleh sekitar 700 peserta ibu dan anak tingkat Kecamatan Diwek. Pemberdayaan ekonomi berupa bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal di sekitar lingkungan museum.
Literasi visual dengan pemutaran film-film edukatif mengenai sejarah perjuangan pahlawan Islam di Indonesia.
Kemeriahan malam puncak semakin pecah saat sejumlah pengisi acara naik ke atas panggung. Penampilan lawak dari Cak Percil CS dan Abah Kirun, serta alunan musik dari grup Guyon Waton sukses menghibur ribuan pengunjung.
Nuansa kebudayaan lokal tetap kental terasa dengan iringan musik Jawa dan penampilan tarian tradisional khas Jawa Timur yang menyelingi setiap babak acara. Kombinasi ini menciptakan harmoni antara nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, dan pelestarian budaya.
“Semoga kegiatan ini menambah kecintaan kita terhadap para Pahlawan Nasional yang telah berjasa bagi bangsa, sekaligus meningkatkan wawasan masyarakat terhadap budaya lokal,” pungkas Mujiburrohman.
Antusiasme tinggi masyarakat terlihat dari tertibnya jemaah dan pengunjung yang bertahan hingga akhir acara, menjadikan MINHA FEST sebagai salah satu agenda budaya tahunan yang dinanti di Kabupaten Jombang.
Pewarta: Fatih Maulana
Editor: Muh. Sutan


















