Penampilan Kubah Ireng sebagai pra acara Pengajian Umum dalam rangka Penutupan Safari Ramadan 1438 H Pondok Putra Pesantren Tebuireng di Masjid al- Adnany Kayangan Diwek Jombang, Jumat (09/06/2017). (Foto: Kopi Ireng).

Tebuireng.online— Dalam rangka Penutupan Safari Ramadan Pondok Putra Pesantren Tebuireng, panitia mengadakan pengajian umum yang dikemas dengan Peringatan Nuzul Al Quran pada Jumat (09/06/2017) malam di Masjid al Adnany Kayangan Diwek Jombang. Acara ini dihadiri oleh pimpinan Pondok Putra Pesantren Tebuireng, perangkat Desa Kayangan, Takmir Masjid al Adnany dan warga Desa Kayangan.

Penutupan acara yang diadakan sejak 12 tahun yang lalu itu, menandai berakhirnya pengiriman santri dan asatidz untuk menjadi penceramah dan imam Tarawih di beberapa masjid dan mushalla di Jombang pada Ramadan 1438 H.

Kepala Pondok Putra Pesantren Tebuireng, Ustadz Iskandar, S.Hi., S.Pd., melaporkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan oleh panitia. Sejak tanggal 2 Ramadan, hingga ditutup, santri Tebuireng yang mengisi acara sebagai penceramah dan qori’ serta asatidz sebagai imam telah disebar di 19 masjid dan 7 mushalla di 26 Desa di 4 kecamatan di Jombang, yaitu Diwek, Gudo, Mojowarno, dan Ngoro.

Ketua Takmir Masjid al Adnany, Ustadz Yunus Hamid mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Tebuireng kepada Masjid al Adnany sebagai tuan rumah penyelenggaraan penutupan Safari Ramadhan 1438 H. Kepala Majlis Ilmi Pesantren Tebuireng itu berharap program safari ini dapat dilakukan rutin setiap tahun dan semakin berkembang.

Dalam ceramahnya, KH. Agus Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan tentang pentingnya muhasabah atau mawas diri sebelum menilai orang lain. Beliau mengajak hadirin untuk menakar keislaman sendiri sebelum menhukumi keislaman orang lain.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Jangan-jangan kita sibuk mencari kekafiran orang lain, tapi ternyata dalam diri kita ada benih-benih kekufuran,” ungkap Gus Fahmi, panggilan akrab Kiai yang juga Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng itu.

Selain pengajian umum, acara ini juga dimeriahkan oleh lantunan shalawat oleh grup Kubah Ireng (Kumpulan Banjari-Hadrah Tebuireng) dan grup Remaja Masjid (Remas) al Adnany. Anak-anak TPQ al Adnany juga tak mau kalah. Mereka menampilkan dua penampilan gerak dan lagu yang memukau para hadirin.

Para netizen dapat meyimak jalannya pengajian umum ini melalui siran langsung oleh Tebuireng Online via Fanpage Facebook-nya. Hal ini bertujuan agar syiar pengajian dapat dirasakan oleh orang-orang yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi acara, sekaligus memanfaatkan perkembangan Informasi dan Teknologi (IT) yang sudah tersedia untuk keperluan dakwah.


Pewarta:     Muhammad Abror Rosyidin

Editor:        MAR

Publisher:   MAR

SebelumnyaMuslimah Mau Mudik? Ini Tips dan Etikanya
BerikutnyaSampai Senja Itu (Part 2)