Pimpinan masjid agung Sumedang bersama rombongan adakan studi banding ke Pesantren Tebuireng terkait pengelolaan masjid. (foto: firda)

Tebuireng.online– Sebanyak 50 anggota rombongan majelis masjid agung Sumedang berkunjung ke Pesantren Tebuireng Jombang, Sabtu (17/9/2022). Kehadiran rombongan tersebut bermaksud untuk belajar pada Pesantren Tebuireng dalam pengelolaan masjid. 

“Tujuan ke Tebuireng ini untuk studi banding masjid Tebuireng, dan ingin sowan ke dzurriyah Tebuireng, serta ke makam Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari wa ahli baiti,” ungkap pimpinan masjid agung Sumedang, KH. Cecep Farhan Mubarak.

Selain itu, lanjut Kiai Cecep bahwa adanya agenda ini pihaknya sangat berharap dapat mengambil banyak hikmah dan lebih dalam berijtihad dalam agama Islam. 

“Melihat kondisi masjid saat ini seperti terlihat seram bagi anak-anak, mungkin sebabnya ada masjid yang dijaga oleh pengurus masjid, terkadang sampai tidur di masjid. Ya masjid adalah baiti yaitu rumah, sebab itu menurut saya bagaimana cara mengelola masjid agar anak-anak menjadi candu untuk ke masjid,” ungkapnya.

Dalam acara kunjungan itu, sebagai perwakilan dari Pesantren Tebuireng, Mudir Pembinaan Pesantren Tebuireng, H. Lukman Hakim mengungkap pada tamu bahwa pendidikan terbaik adalah masjid dan mushala.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Masjid tidak perlu lagi dijaga, kan ada sistem digital, yang perlu dijaga orang yang bersujud agar dapat menjalankan ibadahnya dengan nyaman,” ungkapnya. 

Usai berdiskusi tentang pengelolaan masjid, rombongan serta pihak pesantren mengabadikan momen kunjungan melalui foto bersama, yang dilanjutkan dengan ziarah makam Masyaikh Tebuireng. 

Pewarta: Firda Dwi

SebelumnyaUrgensi Mempelajari Kitab Kuning, Santri Harus Tahu!
BerikutnyaPercakapan Hangat Tentang Kita