
Tebuireng.online— Dalam upaya memperkuat kerja sama dan menyatukan visi seluruh civitas akademika, MTs Sains dan MA Sains menggelar kegiatan team building selama dua hari satu malam di PPLH Seloliman Mojokerto, pada 22–23 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta yang terdiri dari pimpinan, guru, dan tenaga usaha (TU), dengan rincian 55 peserta dari MTs Sains dan 23 peserta dari MA Sains. Kegiatan ini bertujuan membangun kekompakan tim serta menyatukan langkah dalam memajukan madrasah.
Kepala MTs Sains Tebuireng Kesamben, Ustadz Mudhfar, menjelaskan bahwa kegiatan team building dilatarbelakangi oleh beragamnya latar belakang para guru dan staf, baik dari sisi pendidikan, lingkungan, maupun kehidupan keagamaan. Perbedaan tersebut perlu disatukan dalam satu visi besar untuk membangun MTs Sains sebagai madrasah unggul.
Baca Juga: PSB MTs Sains Tebuireng Kesamben Berlangsung Ramai, Antusias Wali dan Calon Santri Tinggi
“Bangunan fisik itu mudah diubah, tapi mindset dan kerja sama itu yang sulit. Kalau orang-orangnya sudah bisa bekerja sama, maka membangun lembaga akan jauh lebih mudah,” ujarnya.
Beliau menuturkan bahwa kegiatan ini terinspirasi dari teladan Allahummaghfirlahu KH. Salahuddin Wahid yang menekankan pentingnya membangun pola pikir dan kebersamaan sebelum membangun fisik lembaga.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengenalan lingkungan alam serta pembekalan terkait Adiwiyata madrasah. Selanjutnya disampaikan paparan visi, misi, tujuan madrasah, serta program MTs Sains tahun 2026. Untuk MA Sains, sesi materi diisi oleh Ustadz Rofik.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan outbound dan jelajah alam yang bertujuan membangun keakraban, kerja sama, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah pembicara turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya tim outbound Seloliman, Pak Yus selaku pemerhati pendidikan, serta Ustadz Mudhfar sebagai pembicara internal.
Baca Juga: Peminat MA Sains Salahuddin Wahid Kesamben Melonjak, Integrasi Sains dan Al-Qur’an Jadi Magnet
Ustadz Mudhfar mengungkapkan bahwa manfaat besar dirasakan setelah mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kebersamaan, simpati, empati, serta pemahaman terhadap karakter satu sama lain semakin terbangun setelah kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap MTs Sains dan MA Sains meskipun berada jauh dari Tebuireng pusat, tetap mampu menjadi mercusuar pendidikan yang membanggakan Pesantren Tebuireng dengan keunikan dan keunggulan masing-masing. Ia juga berharap seluruh guru dan staf memiliki semangat pengabdian yang sama dalam memajukan lembaga.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















