
Tebuireng.online- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Tuban menggelar Latihan Kader Utama (LAKUT). Agenda kaderisasi tertinggi di tingkat cabang yang mengusung tema esensi integritas ini dibuka secara resmi di Aula Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (IAINU) Tuban, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta yang merupakan gabungan dari kader internal Kabupaten Tuban serta peserta eksternal yang datang dari berbagai daerah di sekitarnya. Selama lima hari penuh, mulai 15 hingga 19 Juli 2026, para peserta akan digembleng lewat serangkaian pelatihan intensif yang didampingi langsung oleh tim instruktur dari Pimpinan Wilayah (PW) IPNU dan IPPNU Jawa Timur.
Berbagai materi strategis disodorkan dalam pelatihan tersebut sebagai bekal konkret bagi para kader pelajar. Materi yang dibahas meliputi konsep kepemimpinan modern, pendalaman ideologi Nahdlatul Ulama, prinsip dasar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), manajemen organisasi, hingga analisis dinamika sosial demi menjawab tantangan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Hal yang menjadi pembeda utama dalam penyelenggaraan LAKUT periode ini adalah adanya penekanan khusus pada penguatan ideologi kader. Panitia sengaja membedah dua kitab monumental karya Hadratussyaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, yaitu Risalah Ahlussunnah wal Jamaah dan Qanun Asasi. Kedua karya besar tersebut dijadikan sebagai rujukan utama untuk memperkokoh pemahaman ideologi Aswaja An-Nahdliyah yang dinilai sangat kokoh dan tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Ketua Panitia LAKUT, Rekan M. Nuril Qolbi, menjelaskan bahwa penggunaan kedua kitab pendiri NU tersebut bertujuan untuk memberikan pondasi ideologi yang kuat bagi para kader sebelum mereka terjun lebih jauh ke masyarakat. Selain itu, para peserta juga diajak untuk memahami cara mengelola organisasi berdasarkan pemikiran dasar KH. Muhammad Hasyim Asy’ari sebagai bentuk pengabdian kepada umat, sekaligus mendudukkan pemahaman mengenai sunnah dan bid’ah secara proporsional.
“Kami berharap para peserta tidak hanya memahami nilai-nilai tersebut secara teoritis atau lisan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kader pelajar Nahdlatul Ulama dapat benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rekan M. Nuril Qolbi, Rabu.
Melalui pelaksanaan Latihan Kader Utama ini, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tuban optimistis dapat melahirkan generasi pemimpin baru yang memiliki integritas tinggi. Kombinasi antara pengetahuan organisasi modern dan kekuatan ideologi yang bersumber langsung dari kitab-kitab kiai pesantren diharapkan mampu mencetak kader yang siap mengemban amanah serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Nahdlatul Ulama, bangsa, dan peradaban.
Pewarta: Fatih
Editor: Sutan


















