Awali Sesi MOSBA, Pengasuh Tebuireng 3 Minta Santri Baru Luruskan Niat Belajar

14
Pondok Pesantren Tebuireng 3 secara resmi menggelar kegiatan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) Tahun Ajaran 2026/2027. Agenda yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad (10–12/07/2026)

Tebuireng.online- Riau- Pondok Pesantren Tebuireng 3 secara resmi menggelar kegiatan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) Tahun Ajaran 2026/2027. Agenda yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad (10–12/07/2026) ini, diikuti oleh 74 santriwan dan santriwati baru yang siap menempuh pendidikan serta pembinaan di lingkungan pesantren.

MOSBA menjadi gerbang awal bagi para santri baru untuk mengenali kehidupan pondok, tata tertib, budaya belajar, serta nilai-nilai keislaman. Selama orientasi, para peserta dibekali dengan berbagai materi tentang kepesantrenan, kedisiplinan, akhlak mulia, hingga penguatan motivasi belajar.

Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Tebuireng 3, Pemimpin Yayasan Hajarun Najah Ustadz Ahmad Daroini, serta Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng 3, Abah Kyai Muhammad Mansyur. Dalam tausiyah dan arahannya, Abah Kyai Muhammad Mansyur menyampaikan pesan mendalam mengenai kemuliaan menuntut ilmu di lingkungan pesantren bahwa orang baik adalah calon penghuni surga.

Beliau juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan berharga untuk menjadi seorang santri. Menurutnya, terpilihnya para siswa baru ini merupakan sebuah berkah yang patut disyukuri karena tidak semua orang dalam satu desa atau satu kota bisa masuk ke pesantren. Hal itu membuktikan bahwa para santri baru merupakan orang-orang pilihan yang dipilih oleh Allah untuk belajar dan diajarkan ilmu agama.

Sebelum membuka kegiatan MOSBA secara resmi, Abah Kiai Muhammad Mansyur mengajak seluruh santri baru untuk menata hati dan meluruskan niat menuntut ilmu dengan membaca istighfar serta doa niat belajar bersama-sama. Doa tersebut dibacakan dalam bahasa Arab yang berbunyi Nawaitu tholabal ilmi li izalatil jahli wa tholaba ridhallahi ta’ala, yang berarti saya niat mencari ilmu di Pondok Pesantren Tebuireng 3 untuk menghilangkan kebodohan dan mencari ridha Allah SWT.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai bentuk permohonan keberkahan kepada Allah SWT agar seluruh proses belajar di pesantren diberikan kemudahan. Dalam kesempatan itu, Abah Kiai Muhammad Mansyur juga mengajak seluruh santri baru untuk membulatkan tekad selama tinggal di pondok dengan memegang tiga prinsip utama.

Prinsip tersebut meliputi niat mencari ilmu sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat, mencari ridha Allah SWT dalam setiap proses belajar, serta membulatkan tekad untuk tidak mengecewakan kedua orang tua dengan komitmen tidak pulang atau boyong sebelum menyelesaikan pendidikan hingga lulus.

Setelah memberikan arahan, Abah Kiai Muhammad Mansyur secara resmi membuka kegiatan MOSBA Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui kegiatan rutin ini, para santri baru diharapkan bisa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan pondok, menumbuhkan semangat belajar yang kuat, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beradab, dan konsisten dalam menuntut ilmu.


Pewarta: Ika Safitri, Alumni Tebuireng 3 Riau.

Editor: Sutan