Penataran Qori Tebuireng, KH Abdullah Afif Paparkan Urgensi Makharijul Huruf

16

Tebuireng.online- Rangkaian Penataran Qori’ Al-Qur’an Pesantren Tebuireng memasuki sesi pendalaman materi Makharij wa Shifat al-Huruf di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng, Jombang, Kamis (18/06/2026). Materi fundamental ini diulas langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Jombang, KH. Abdullah Afif.

Dalam pemaparannya, alumni Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an tersebut menekankan bahwa standardisasi akurasi bacaan sesuai kaidah tajwid merupakan syarat mutlak bagi seorang calon pengajar Al-Qur’an. Ia mengawali materi dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 121:

“Yatluunahu haqqa tilaawatihi” yang berarti, “Mereka membacanya dengan bacaan yang sebenar-benarnya.”

Menurutnya, ketepatan melafalkan tempat keluarnya huruf (makharijul huruf) serta karakteristiknya bukan sekadar perkara teknis estetika, melainkan menjaga validitas teks suci.

“Ketidaktepatan dalam melafalkan huruf-huruf Arab dapat memengaruhi bahkan mengubah makna suatu lafaz,” ujarnya di hadapan puluhan peserta penataran.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kiai Abdullah Afif membedah dan mencontohkan secara rinci tata cara artikulasi huruf-huruf hijaiyah satu per satu agar bisa langsung dipraktikkan oleh para kader pengajar. Akurasi ini krusial mengingat setiap huruf yang dibaca bernilai pahala secara mandiri, bukan dihitung per kalimat.

Pada akhir sesi, beliau berpesan kepada para peserta yang dipersiapkan sebagai kader pengajar qori agar meneladani integritas para masyayikh Pesantren Tebuireng, khususnya KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Baca Juga: Cetak Kader Pengajar Kompeten, Pesantren Tebuireng Gelar Penataran Qori Al-Quran


Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Sutan