Tebuireng.online- Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah “Khoiriyah Hasyim” Seblak Jombang mengirimkan doa dalam mengenang 100 hari wafatnya Bapak. H. Thariq Abdul Ghaffar bin KH. Noor Aziz dengan melaksanakan pembacaan yasin dan tahlil pada Rabu, (28/10/2020) secara serentak di lokal masing-masing.

Bapak Thariq (alm) adalah putra dari pasangan KH. Nor Aziz dan Ny. Hj. Djamilah Ma’shum. Cicit dari Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari ini pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas di Yayasan Khoiriyah Hasyim pada tahun 2010-2015.
Berbeda dari sebelumnya, hari ke-7 dan ke-40 dalam mengenang wafat beliau acara dilaksanakan di Masjid milik Pondok Seblak, namun hari ini dalam Hari ke-100 atas wafatnya Bapak Thariq dilaksanakan dengan pembacaan yasin dan tahlil lewat via zoom, para masayikh, pengasuh, dan juga para santri membuka zoom di tempat masing-masing.

Dengan berbusana rapi dan membawa buku kecil atau sering disebut dengan sebutan majemuk dibawa oleh setiap santri, acara dimulai pukul 19.30 WIB. Dengan dihadiri oleh keluarga besar termasuk pengasuh-pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah “Khoiriyah Hasyim” Seblak Jombang. Beberapa keluarga besar di antaranya keluarga dari daerah Semarang, Gresik, Malang, dan Jombang.

Acara diawali oleh Bapak Abdul Chakim, guru di Madrasah Tsanawiyah Seblak, sebagai pengatur jalannya acara tersebut. Dilanjutkan oleh pembacaan surah Yasin oleh Bapak H. Muhammad Hasyim, S. Hum, MA (Gus Hasyim). Dilanjut pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Faiz Ahmad Elsaputra, ST (Gus Faiz). Kemudian doa dan penutup.

Para Santri duduk tenang dengan khidmat dalam mendoakan Bapak Thariq (alm) dari awal hingga akhir acara, di penghujung akhir pihak dari ndalem (Pak Kiai dan Ibu Nyai) memberikan hidangan kesukaan para santri-santrinya yaitu donat mooi, donat kentang asli Jombang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Qona’atun Putri

SebelumnyaNasionalisme Hari Santri dan Sumpah Pemuda
BerikutnyaMemperingati Maulid, Meneladani Akhlak Rasulullah