Siswa-Siswi Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya adakan kunjungan ke Pesantren Tebuireng guna mencari inspirasi dan motivasi dalam menghafal Al Quran, Kamis (15/03/18). (Foto: Ana Sakti)

Tebuireng.online- Demi kemudahan dan kemajuan siswa-siswi dalam menghafal serta menjaga hafalan Al Quran, Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya mengunjungi Pesantren Tebuireng Jombang guna mencari inspirasi dan motivasi yang berkaitan dengan bagaimana agar para siswa mampu menghafal Al Quran dengan baik. Rombongan ini membawa beberapa siswa-siswi pilihan dari tingat SD-SMP yang mengikuti Tahfidz Camp Lembaga Pendidikan Al-Falah. Kegiatan bertempat di Aula Lt 3, gedung M. Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng, Kamis (15/03/18).

Ustad Darmanto, salah satu pendamping rombongan Al Falah, menyebutkan bahwa mereka yang ikut pada kegiatan kali ini adalah anak-anak pilihan yang sudah punya hafalan Quran dan ingin meningkatkan hafalannya. Beliau menjelaskan bahwa tujuan mereka ke Pesantren Tebuireng agar bisa memberi pengalaman kepada siswa-siswi mereka dalam menghafal Al Quran.

“Harapannya adalah anak-anak nanti bisa mendapatkan inspirasi dan motivasi dalam menghafal Al Quran. Harus kita siapkan dari sekarang supaya bangsa kita menjadi bangsa yang bermartabat,” ungkap Ustad Darmanto.

Mudir Pendidikan Pesantren Tebuireng, H. Kusnadi Said juga berkesempatan memberi sambutan. Ia menyampaikan perkembangan Pesantren Tebuireng sejauh ini.

“Saya berharap kepada anakku belajarlah dengan rajin, saya yakin 30 tahun yang akan datang atau minimal 20 tahun yang akan datang, minimal dari yang ada ini, ada yang mengisi pos-pos pemerintahan, baik itu eksekutif, legislatif, atau yudikatif,” pesan Kusandi pada para siswa-siswi.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Hadir pula tokoh Pesantren Tebuireng KH. Mustain Syafi’i yang kali ini diminta memberi motivasi kepada para siswa-siswi yang hadir. Beliau meyakinkan, “Mba-mba dan mas-mas berbahagialah dipilih oleh Allah sebagai hambanya yang bisa mengaji Al Quran bahkan menghafalnya,” ujarnya.

Setelah itu Kiai yang juga dosen pascasarjana Unhasy ini mengadakan permainan kecil dengan mengetes atau menguji hafalan para siswa-siswi yang sudah hafal sebagian Al Quran. Peserta yang berani menerima tantangan diberi makanan ringan oleh beliau. Bukan hanya itu, beliau juga mengoreksi bila ada bacaan yang salah.

Kiai Tain, mengajak para wali murid yang sebagian hadir juga ikut membantu mendidik anaknya ketika di rumah, “Menyekolahkan anak itu tidak sama dengan menitipkan sepeda,” ungkap beliau.

Menurutnya, orang tua juga wajib menjaga hafalan anak-anaknya ketika di rumah. Beliau mengingatkan akan pentingnya ilmu daripada harta, “Orang kalau punya duit maka orangnya soro untuk jaga harta, tapi kalau punya ilmu, dibalik justru ilmunya menjaga,” tegasnya.

Selain kepada kedua orang tua, Kiai Tain juga mengingatkan kepada para guru agar bersabar ketika mendidik anak-anak yang masih kecil karena balasannya sangat besar. “Salah satu deretan orang yang pertama masuk surga adalah mu’allimus subyan dia mengajar anak-anak kecil,” pesan beliau.

Direktur Lembaga Pendidikan Al-Falah, Siti Fauziah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan yang diberikan oleh Pesantren Tebuireng. Harapan beliau para siswa-siswi bisa semakin termotivasi dalam menghafal Al Quran.

Diakhir acara para hadirin berdoa bersama dengan dipimpin oleh KH. Syakir Ridwan yang dilanjutkan dengan musafahah bersama kepada seluruh pengurus dan perwakilan dari unit pendidikan Pesantren Tebuireng.


Pewarta: Rizki Hanivan

Editor/Publisher: Rara Zarary

SebelumnyaNU dan Pesantren
BerikutnyaKisah Pertobatan Tulus Abu Nawas