Tebuireng.online-  Jumat pagi (31/07/2020), gema takbir berkumandang di area sekitar Pesantren Tebuireng yang menandakan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Pesantren Tebuireng melaksanakan pemotongan hewan qurban di halaman utama pondok.

Pemotongan hewan qurban, pada tahun ini cukup berbeda. Pasalnya para panitia yang bertugas mengenakan masker serta Face Shield dan saling berjaga jarak. Tujuan dari penerapan protokol ini adalah sebagai bentuk upaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun untuk jumlah hewan qurban tahun ini Pesantren Tebuireng menerima hewan qurban dari para donatur berjumlah 25 sapi. “Para donatur ini berasal dari wali santri, masyarakat, pengurus dan beberapa donatur yang lainnya,” ungkap Ustadz Iskandar selaku kepala Pondok Pesantren Tebuireng.

Ia pun menambahkan, “Untuk pemotongan hewan qurban, terbagi menjadi 2 hari. Hari pertama sekitar 10 ekor sapi yang di sembelih dan hari kedua yakni 15 sapi”.

Terkait untuk pentasarufan (pembagian) daging qurban ini akan disalurkan kepada para masyarakat sekitar Pesantren dan santri dan guru-guru yang berada di lingkup Pesantren Tebuireng.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Dimas

SebelumnyaPatuhi Protokol Kesehatan, Tebuireng Pisah Lokasi Jamaah
BerikutnyaMeski Masa Pandemi, Santri Walisongo Tetap Rayakan Idul Adha