
Tebuireng.online– Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah di lingkungan Pondok Pesantren melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Acara ini berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan PKM yang diikuti oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Tingkat Pertama hingga Sekolah Tingkat Menengah.
Dalam sambutannya, Ketua PKM Unesa, Nur Kholis, menekankan pentingnya penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan aplikasi Mendeley sebagai sarana peningkatan kualitas karya tulis. Menurutnya, penggunaan Mendeley akan membantu para guru dalam menyusun tulisan ilmiah yang lebih baik, baik dari segi isi, rujukan, maupun sistematika.
Baca Juga: Pelatihan AutoCAD di SMK Plus Khoiriyah Hasyim, Dorong Siswa Kuasai Desain Bangunan Digital
“Karya ilmiah yang dihasilkan diharapkan tidak hanya bermanfaat secara akademis, tetapi juga bisa dipublikasikan di media nasional maupun internasional,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di di Pesantren Arroudhotul Ilmiyah.
Baca Juga: Dosen FEB Unesa Gelar Pelatihan Manajemen K3 untuk Anggota Sekoper Gresik
Kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung yang didampingi oleh tim PKM Unesa. Para guru dibimbing untuk menguasai keterampilan penulisan karya ilmiah sehingga mampu mengembangkan kapasitas diri dan meningkatkan kualitas publikasi. Nur Kholis berharap, keterampilan yang diperoleh dapat terus dipraktikkan secara mandiri oleh para guru di sekolah masing-masing.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Unesa dan sekolah-sekolah di lingkungan Pondok Pesantren. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pendidikan, berbagi ilmu pengetahuan, keterampilan, serta membuka peluang promosi karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: NK


















