Mahasiswa KKNT Unhasy, yang menempati desa Ngusikan belajar berbagi ilmu dengan masyarakat Ngusikan dari kalangan anak-anak hingga lansia. (Foto: Yasinta/kknt-26)

Tebuireng.online– Sejak dimulainya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Senin (8/7/19) lalu, mahasiswa KKNT Unhasy kelompok 26 yang menempati lokasi Kecamatan Ngusikan desa Ngusikan sudah mampu berbaur dan bermasyarakat dengan baik. Salah satu kegiatan yang diunggulkan oleh mahasiswa dalam bermasyarakat yaitu mengajar dan belajar bersama di TPQ (Taman Pendidikan Quran) yang terselenggara di setiap dusun.

Desa Ngusikan terdapat lima dusun yaitu dusun Tanjung, Kambingan, Jinggring, Ngusikan, dan Balungrejo. Disetiap dusun terdpat TPQ yang menjadi tempat anak-anak desa belajar ilmu agama. Mahsiswa KKNT Unhasy kelompok 26 yang berada di desa Ngusikan tentu peduli dan aktif dalam membantu kegiatan belajar mengajar tersebut.

Selain karena tugas berbagi ilmu, hal ini juga dipercayai sebagai salah satu mempererat silaturahmi antara mahasiwa dan warga setempat. Program TPQ belangsung setiap hari kecuali pada hari libur Jumat atau Minggu, para mahasiswa turut aktif sekitar pukul 15:00 hingga selesai. Ada sekitar 23 mahasiswa yang dibagi menjadi lima kelompok untuk bisa mengajar di setiap dusun.

Tidak hanya kalangan anak-anak, di dusun Balungrejo para lansia pun berkeinginan untuk mengaji bersama mahasiswa KKNT Unhasy, sehingga mahasiswa yang mengajar di dusun tersebut setelah mengajar di TPQ, langsung menuju masjid untuk mengaji bersama masyarakat lansia di dusun Balungrejo.

“Rasanya senang bisa membantu dan mengamal kan ilmu, apalagi yang dibantu orang tua,” jelas Suci Armala, salah satu mahasiswi KKNT Unhasy yang mengajar di dusun Balungrejo, saat diwawancarai Kamis (18/7/19).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Yasinta Publisher: RZ

SebelumnyaMereka yang Aneh dan Asing
BerikutnyaKomentar Perwakilan Komite Nasional Pengendalian Tembakau Soal Rokok