ilustrasi:wordpress.com

Oleh: Sayidatul Afifah Rusda*

10 nasihat Imam Syafi’i apabila ingin meninggal dunia dalam keadaan selamat

Imam Syafi’i merupakan salah satu pakar Fikih terkemuka dalam sejarah peradaban Islam. Imam Syafi’i mempunyai kunyah Abu Abdillah, memiliki nama lengkap Muhammad bin Idris bin al-Abbas bin Utsman bin Syafi’.

Nasab beliau bertemu dengan Rasulullah SAW dari garis Abdu Manaf bin Qushay. Imam Syafi’i wafat akhir bulan Rajab tahun 204 H.

Sebelum beliau meninggal dunia, beliau sempat mengajak sahabat-sahabatnya untuk menuju keselamatan hidup. Yaitu dengan melaksanakan hak kepada Allah, Rasul, Malaikat, diri sendiri, dan makhluk Allah yang lain.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Barangsiapa yang ingin meninggalkan dunia dalam keadaan selamat maka lakukanlah 10 hal ini.” (Imam Asy-Syafi’i)

Adapun 10 nasihat tersebut adalah:

1. Hak kepada diri, yaitu dengan mengurangi tidur, mengurangi makan, mengurangi percakapan, dan berbagi-bagi rezeki yang ada.

2. Hak kepada Malaikat Maut, yaitu mengqada’kan segala kewajiban yang belum dilakukan, dengan meminta maaf kepada orang yang didzalimi, membuat persiapan untuk mati dan merasa cinta kepada Allah SWT.

3. Hak kepada kubur, tidak menebar fitnah, menjaga adab dalam buang hajat, rajin shalat tahajjud dan membantu orang yang didzalimi.

4. Hak kepada Malaikat Munkar dan Nakir, Tidak berbohong, selalu berkata jujur, meninggalkan maksiat, dan suka memberi nasihat.

5. Hak kepada mizan, menahan marah, memperbanyak dzikir, ikhlas dan sabar dalam menghadapi kesulitan.

6. Hak kepada jembatan Siratal Mustaqim, tidak mengumpat, wara’ (berhati-hati) dalam bertindak, membantu orang beriman, dan hidup dalam berjamaah.

7. Hak kepada Malaikat Malik, Menangis karena takut kepada Allah, memperbanyak sedekah, berbakti kepada kedua orang tua, dan memperbaiki akhlak.

8. Hak kepada Malaikat Ridwan, rida terhadap qadha’nya Allah, sabar menerima bala’ dan bertaubat.

9. Hak kepada Rasulullah SAW, yaitu memperbanyak shalawat, berpegang teguh kepada sunnahnya, serta berlomba-lomba mencari kebaikan dalam beribadah.

10. Hak kepada Allah SWT, yaitu mengajak manusia kepada kebaikan, mencegah dari yang munkar, membenci maksiat, dan tidak melakukan kejahatan.

#Disarikan dari Kisah Teladan Empat Imam Madzhab.

*Santri PP Salafiyah Syafi’yah Khoiriyah Hasyim Seblak Jombang.

SebelumnyaShuhaib Ar-Rumi, Perjalanan Hidup dan Cinta Rasulullah
BerikutnyaKeberhasilan Pendidikan, Peran Penting Seorang Guru