Tebuireng.online– Dalam memperingati 7 hari wafatnya KH. Habib Ahmad, pihak keluarga dan Pengurus Pesantren Tebuireng menggelar tahlil serta kirim doa bersama untuk almarhum KH. Habib Ahmad di Pesantren Abu Hurairah, Perak Jombang (1/10).

KH. Habib Ahmad dikenal sebagai sosok penggiat pendidik yang gigih. “Kita menyaksikan bersama, bahwa KH. Habib Ahmad, adalah pengiat pendidik yang sangat gigih. Dengan berdirinya Pondok Pesantren Abu Hurairah, adalah salah satu bukti bahwa beliau sangat gigih memberikan pendidikan. Bahkan, sosok beliau sangat Istikamah membaca kitab Shahih Bukhari-Muslim di Pesantren Tebuireng pada bulan Ramadan. Diusia yang sangat sepuh, beliau masih bersemangat membacakan kitab Shahih Bukhari-Muslim, walaupun dalam keadaan sakit,” tutur KH. Haris Munawir, Ketua MWC NU Perak.

Perjuangan Yai Habib selama ini menegakkan agama Allah melalui tarbiyah dan ta’lim. “Semasa hidupnya beliau setia  mendampingi Lembaga Bathsul Masa’il (LBM) kecamatan Perak. Selain itu, beliau juga sampai hari ini, masih terdaftar sebagai pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Perak,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, KH. Fahmi Amrullah (Gus Fahmi), Pengasuh Pondok Putri Tebuireng mengenang Yai Habib sebagai sosok yang istikamah dalam mendidik.

“KH. Habib Ahmad adalah sosok yang sangat Istikamah mengisi pengajian Kitab Shahih Bukhari Muslim di Pesantren Tebuireng. Meskipun dalam keadaan sakit, beliau masih sempat mengisi pengajian tersebut, walaupun dalam keadaan berbaring, sambil menahan rasa sakitnya,” ungkap Gus Fahmi.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Acara peringatan 7 hari wafatnya KH. Habib Ahmad ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Amir Jamiludin dan KH. Hasan Anshori.

Pewarta: Dimas Setyawan

 

SebelumnyaIngin Bahagia? Hiduplah Sederhana dan Realistis
BerikutnyaRestu Orang Tua Penting, Terutama Pernikahan