Sumber: Nurul Fajriyah

Tebuireng.online– Kirab Pemuda Ansor Jombang berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Minggu (14/10/18) selepas shalat Dhuhur. Dengan jumlah 35 peserta, rombongan Pemuda Anshor langsung menuju komplek maqbaroh masyayikh Tebuireng. Tujuh belas orang diantaranya; adalah pasukan pembawa pataka. Selebihnya merupakan jajaran pengurus Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) dan Pengurus Wilayah Jawa Timur.

Kirab merupakan kegiatan pimpinan pusat yang pertama kali. Bertujuan untuk mengajak semua masyarakat Indonesia memperkuat konsesus nasional. “Kita mengingatkan bahwa kita itu sama, kita itu Indonesia dan NKRI harga mati. Jadi tidak ada perbedaan, kita sama-sama membela agama, bangsa, dan negeri,” terang Bapak Eko Sumedi, aslap (asisten lapangan) yang ditugasi oleh pimpinan pusat gerakan pemuda Ansor untuk mendampingi kirap satu negeri yang ada di Bali dan Jawa timur.

Selain itu, Kirab Satu Negeri bela agama, bangsa, dan negeri bertujuan untuk  menggugah lagi semangat berkonstitusi nasional tentang empat pilar; 1. Pancasila, 2. Bhinneka Tunggal Ika, 3. NKRI (harga mati), 4. Undang-Undang Dasar 1945. Serta mengingatkan bahwa kita semua sama, satu negeri, meskipun berbeda agama. Juga tetap mempererat tali silaturahmi antara satu sama lain.

Bapak H. Lukman, Mudir Pesantren Tebuireng bidang pondok, memimpin tahlil di maqbarah, kemudian do’a dibacakan oleh Kepala Pondok, Bapak Iskandar. Setelah itu, rombongan langsung undur diri dari Pondok Pesantren Tebuireng.


Pewarta: Anis

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Publisher: MSA