Setelah beberapa bulan dilakukan kursus bahasa Inggris intensif bagi guru dan santri senior di pondok Cak Jahlun, maka pada liburan semester, Mr. Lukman, tutor bahasa Inggris, mengajak para santri senior untuk traveling mempraktekkan kemampuan berbahasa Inggris kepada para turis di Candi Borobudur.

Setelah acara traveling, Mr. Lukman bertanya kepada Cak Jahlun tentang hasil kegiatan tersebut: “Apakah kamu merasa kesulitan berkomunikasi dengan para turis?.”

Cak Jahlun menjawab: “Tidak! Justru para turis itu yang merasa bingung ketika saya berkomunikasi dengan mereka.”  [F@R]

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaKepada Santri Baru, Gus Pur: SMA Trensains Kembalikan Keutuhan Makna Ulama
BerikutnyaKewajiban Mencintai Nabi Muhammad SAW