Aku yang memiliki jiwa

Dari sang pemilik jiwa

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menatap mata sang penusuk cahaya

Salamkan aku pada Sang penguasa

Disinah adanNya

 

Melempar sejuta doa dalam syarat Sang pengelana

Hapuskan segala kisah

Yang  menjadi dosa

Karena sang penguasa masih setia

 

Dalam percikan nista jejaka muda

Saat semua makna mengisahkan dua jiwa

Setiakan janji suci yang sufi

Cintanya adalah doa

Yang tak berdosa

Dan kisahnya

Tuahan penjaga setia

 

*Ittaqi  Hayati Nufus, asal sumenep  madura,  saat ini menempuh kuliah di Universitas Hasyim Asy’ari dan  aktif juga di Sanggar Kepoedang (Komunitas Penulis Muda Tebuireng)

 

 

SebelumnyaEmpat Golongan Mulia
BerikutnyaApa Benar Dia Pergi ke Makkah?