Beberapa utusan Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan pelatihan ke Pesantren Tebuireng mengenai penganggulangan kebencanaan, termasuk kekeringan di wilayah Jawa Timur.

Tebuireng.online– Institute Tekhnologi Bandung (ITB) Fakultas Ilmu dan Tekhnologi Kebumian menggelar Pelatihan Kebencanaan “Bagi Generasi Muda Pondok Pesantren Jombang Jawa Timur”, di Aula lantai 1 Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng.

Pelatihan tersebut rencana digelar selama dua hari (08.00-11.30 WIB), pada hari pertama pelatihan yang dilakukan Senin (11/10) dihadiri oleh Sekretaris Pesantren Tebuireng (Gus Ghofar), Dekan FITB-ITB (Dr. Irwan Meilano) yang hadir melalui media online Zoom, serta Peneliti (Dr. Joko Wiratmo) dan para undangan dari Unit Pendidikan Pesantren Tebuireng.

“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada panitia dari ITB yang jauh-jauh dari Bandung untuk melakukan pelatihan di Pesantren Tebuireng, ini merupakan pelatihan pertama bagi kami tentang Hidrometeorologi, mungkin kalau pelatihan lain kami sudah melakukan baik itu pelatihan kesehatan dll, semoga dalam pelatihan ini mendapat manfaat bagi Pesantren Tebuireng,” ungkap Gus Ghofar menyambut penyelenggara dari ITB.

Dalam pelatihan tersebut Dekan FITB-ITB mengucapkan permohonan maaf karena belum bisa hadir langsung di tempat namun hadir melalui melalui media online (Zoom).

“BMKG memberikan informasi data bahwa beberapa wilayah di Jawa Timur sedang mengalami kekeringan dengan puncak musim kemarau dari Agustus-September, dan dalam pertemuan ini merupakan bentuk berkerja sama kita untuk mengurangi dampak bencana Hidrometeorologi seperti kekeringan, banjir dan longsor. Suatu bencana yang sering terjadi di Indonesia namun dengan ikhtiar kita dan upaya yang serius saya yakin dampaknya akan bisa dikurangi,” terang Dr. Irwan Mellano, memberi pengantar atas terselenggaranya pelatihan ini.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pelatihan ini merupakan harapan dalam kegiatan serta awal kerja sama dalam bidang keilmuan antara pesantren dengan Fakultas Ilmu dan Kebumian Institute Teknologi Bandung dalam menanggulangi suatu bencana.

Dr. Joko Wiratno sebagai peneliti juga memberikan pemaparan seputar Anomali Cuaca dan Iklim dalam beberapa bulan terakhir dalam tahun ini, dalam hal ini bertujuan agar para undangan tahu serta bisa memperkirakan iklim dan cuaca yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan nanti.

Pewarta: Dian Bagus

SebelumnyaNgaji Hikmah dan Pesan Peringatan Maulid Nabi Muhammad
BerikutnyaSemarak 76 Tahun Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng