Tebuireng.Online– Pesantren Tebuireng sebagai tonggak awal munculnya fatwa Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, menggelar beragam acara untuk memperingati peristiwa yang membakar semangat para santri dan umat Islam itu.

Panitia menyiapkan 16 acara dari berbagai lini, mulai dari pemikiran, kesehatan, sosial, keagamaan, pendidikan, hingga kewirausaan, dan perbankan syariah.

Kegiatan yang juga sekaligus memperingati Hari Santri Nasional 2021 ini dimulai hari ini, Jumat (22/10) hingga Rabu (10/11) mendatang.

“HSN ini memang dikemas panitia dari Pesantren Tebuireng lebih menonjolkan dari sisi Resolusi Jihadnya. Sebab tanpa adanya Resolusi Jihad, tidak mungkin ada Hari Santri,” ungkap Sekretaris Panitia 76 Tahun Resolusi Jihad dan HSN 2021 Pesantren Tebuireng, M. Abror Rosyidin, (21/10).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Oleh karena itu, lanjutnya, panitia mengangkat tema “76 tahun Resolusi Jihad KH. M. Hasyim Asy’ari untuk Indonesia”.

Untuk mengadakan agenda bertaraf Nasional ini, jelasnya, Pesantren Tebuireng menggandeng beberapa pihak. Mulai dari Medco Energi, Wardah, Paragon, NU Circel dan didukung oleh seluruh unit pendidkan dan penunjang di bawah naungan Pesantren Tebuireng.

“Kerja sama tersebut merupakan sinergi antara pesantren dengan pihak-pihak yang peduli dengan kepesantrenan dan keumatan,” imbuhnya .

Ada sekitar 16 acara yang akan dilaksanakan mulai dari tanggal 22 Oktober hingga puncak acara pada 10 November, yang ditandai dengan Launching Pameran Museum Islam Nusantara Hasyim Asy’ari dan Syukuran Peringatan 76 Tahun Resolusi Jihad.

“Hal itu direncanakan sebagai bentuk menarik benang merah atau hubungan dekat antara Resolusi Jihad dengan Hari Pahlawan,” terang Abror.

Untuk diketahui, inilah rangkaian acara peringatan Resolusi Jihad dan Hari Santri di Pesantren Tebuireng;

Jumat, 22 Oktober 2021
Apel Hari Santri dilaksanakan pukul 06.00-09.00 WIB. Diikuti oleh semua santri di masing-masing unit Pesantren Tebuireng. Dilanjutkan malamnya dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2021 dengan Pembicara: Prof. Dr. H. Imam Suprayogo pada pukul 19.00-22.00 WIB

Sabtu-Kamis, 23-28 Oktober 2021
Ngaji Matematika dilaksanakan oleh NU Circel dan Gernastastaka bertempat di Aula lt. 1 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim pukul 08.00-16.00 WIB.

Ahad, 24 Oktober 2021
Seminar “Kontribusi Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. A. Wahid Hasyim, dan KH. Saifuddin Zuhri dalam Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam dilaksanakan pukul 08.00-12.25 WIB melalui. Disiarkan langsung melalui kanal Youtube Tebuireng Official. Narasumber yang dihadirkan, yaitu H. Irfan Asy’ari Sudirman (Gus Ipang Wahid), KH. Lukman Hakim Saifuddin, KH. Mudzakkir Ali.

Rabu, 27 Oktober 2020
Lansia Sehat dilaksanakan pada pukul 08.00-12.25 WIB untuk lansia di lingkungan Pesantren Tebuireng dan sekitarnya. Bertempat di halaman Puskestren. Agenda ini meliputi pemeriksaan gratis, penyuluhan kesehatan, dan senam lansia serta ada doorprize menarik yang dibagikan.

Kamis, 28 Oktober 2021

Dilanjut dengan diskusi inspiratif “Talenta Santri & Rekrutmen Santriwati Pemberdaya” yang bekerjasama dengan NU Circle dan Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah (BTPNS). Acara ini bertempat di Aula lt. 3 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim pada pukul 09.00-11.00 WIB.

Jumat, 29 Oktober 2021
Wardah akan melakukan lokakarya kecantikan bagi kaum hawa dalam “Beauty Class”. Agenda tersebut dipandu oleh NU Circel dan Gernastastaka untuk kalangan santriwati, ustadzah, pembina, dan ibu-ibu guru di lingkungan Pesantren Tebuireng. Acara ini bertempat di Aula lt. 3 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim pada pukul 09.00-11.00 WIB.

Jumat, 29 Oktober 2021
Panitia bekerjasama dengan sayap NU Circle, NU Carrier, untuk mengadakan seminar kewirausahaan. Agenda itu dilaksanakan pada pukul 14.00-16.00 WIB dan bertempat di Aula lt. 3 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim pada pukul 09.00-11.00 WIB.

Selasa, 02 November 2021
Bekerjasama dengan Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT), panitia juga mengadakan seminar kesehatan masyarakat dengan tema “Jihad Mempersiapkan Generasi Sehat Jiwa Raga” dilaksanakan secara virtual melalui zoom dan disiarkan secara online melalui kanal Youtube Tebuireng Official dengan narasumber Prof. dr. Endang L. Anhari Achadi, M.PH. Dr.PH. (PDGMI) dan Prof. Dr. Fendy Suhariadi, M.T., Psikologi (Guru Besar Psikologi Unair).

Rabu, 03 November 2021
Masih bekerjasama dengan LSPT, panitia menyelenggarakan Baksos Pemeriksaan Kesehatan & Pengobatan Gratis untuk masyarakat desa Manduro, Kec. Kabuh, Kab. Jombang dipandu oleh Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng.

Senin-Selasa, 8-9 November 2021
Ma’had Aly Hasyim Asy’ari juga ikut andil menyemarakkan acara ini dengan perlombaan Ma’had Aly Arabic Festival (Mahrest) gang dilaksanakan mulai pukul 08.00-16.00 WIB secara virtual. Adapun perlombaan yang diadakan yaitu lomba khitobah, lomba essay (tentang Resolusi Jihad dan peran Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari) , dan Musabaqoh Qiroatil Kutib (MQK) atau lomba baca kitab kuning.

Selasa, 09 November 2021
Menjelang Puncak acara, masih ada satu seminar lagi dengan skala nasional bertema: “Refleksi Resolusi Jihad untuk Kaum Muda Millenial dengan narasumber, Alisa Qotrunnada Wahid (Manager Indonesia Planned Parenthood Association) (dalam konfirmasi), Sandiaga Salahuddin Uno (Menparekraf) (dalam konfirmasi), Rizal Mumazziq (Rektor INAFAS Jember), dan Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur)

Rabu, 10 November 2021
Launching Pengoperasian Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari (MINHA) diagendakan pada pukul 08.00-10.00 WIB. Sebelum launching santri Tebuireng akan menampilkan pagelaran teatrikal bertema “Resolusi Jihad, dari Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari”. Setelah diluncurkan pengelola MINHA akan memamerkan pusaka dan berbagai peninggalan sejarah masyayikh (para kiai) Tebuireng dan Nahdlatul Ulama selama sebulan ke depan.

Rabu, 10 November 2021
Pengajian Umum “Hubungan Resolusi Jihad dan Hari Pahlawan” pada pukul 19.00-22.00 WIB. Bertempat di halaman Pondok Putra Pesantren Tebuireng dan disiarkan secara langsung oleh kanal Youtube Tebuireng Official.

Terakhir Abror menegaskan, seluruh rangkaian acara ini akan dilakukan dalam standar protokol kesehatan Covid-19. Seluruh peserta dengan acara offline diterapkan secara hybrid terbatas dan ketat.

Pewarta: Yuniar Indra

SebelumnyaKomentar Mendikbudristek Soal “Merdeka Belajar” di Pesantren
BerikutnyaSantri Walisongo Memperingati Haul ke-32 KH. Adlan Aly