Tebuireng.online— Perhelatan lomba menulis esai dengan tema “Mencintai Rasul dan Menyikapi Penghinaan Kepada Nabi” tingkat santri dan mahasiswa/mahasantri Pesantren Tebuireng telah selesai.

Hari ini, Senin (21/12/20) diumumkan peraih juara dalam lomba yang diselenggarakan oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) bersama Tebuireng Media Grup. Lomba esai memilih tiga pemenang dari kategori Santri dan mahasiswa/mahasantri.

Adapun daftar nama para pemenang yaitu:

Juara Lomba Esai Tingkat Santri

Juara 1

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Athoillah Jibral Ghani (Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah) dengan judul Implementasi Cinta kepada Sang Nabi Menjawab Keraguan Orientalis Hari Ini.

Juara 2

Ahmad Tajuddin Segara Bening (Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari) dengan judul Cinta Nabi, Penghinaan Nabi, dan Hal-hal yang Harus Berubah.

Juara 3

Anisah Ariani Mumtazah (Pondok Putri Tebuireng) dengan judul : في قلوبنا صلى الله عليه و سلام

Juara Lomba Esai Tingkat Mahasiswa/Mahasantri

Juara 1

Ahmad Mua’fi Jazuli (Ma’had Aly Hasyim Asy’ari) dengan judul Marah pun Harus Ikut Nabi.

Juara 2

Syarif Abdurrahman (Ma’had Aly Hasyim Asy’ari) dengan Mencintai dan Membela Nabi Muhammad Lewat Fatimah

Juara 3

Almara Sukma Prasintia Putri (Ma’had Aly Hasyim Asy’ari) dengan judul Mencintai Rasulullah dengan Mengikuti Akhlak Rasulullah.

Ketua Panitia lomba Esai, Dimas Setyawan, mengatakan bahwa, tulisan dari para juara akan dipublikasikan di website tebuireng.online.

“Kami akan mengambil tulisan para pemenang untuk diupload di website tebuireng.online, agar masyarakat dapat membaca dan memahami isi dari karya tulis tersebut secara luas,” ungkapnya.

Menurutnya, selain dipublikasikan melalui media online Pesantren Tebuireng, para pemenang akan diberikan dana bimbingan dan sertifikat.

“Lomba ini adalah intruksi dari Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz. Maka para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan dari pengasuh serta sertifikat,” jelasnya.

SebelumnyaRasakan Manfaatnya, Pengaruh Menulis Ekspresif
BerikutnyaNadiem Makarim Ungkap Teladan Kiai Hasyim dan Cara Hadapi Globalisasi