Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Lamongan menggelar pengajian rutin kitab at-Tibyan karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq atau biasa disapa Gus Fahmi, pada Senin (17/07/2023).
Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Lamongan menggelar pengajian rutin kitab at-Tibyan karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq atau biasa disapa Gus Fahmi, pada Senin (17/07/2023). Foto: Hoo

Tebuireng.online- Lamongan- Bertempat di Ponpes Darul Qur’an An-Nur Desa Banyubang Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Lamongan menggelar pengajian rutin kitab at-Tibyan karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq atau biasa disapa Gus Fahmi, pada Senin (17/07/2023). Tampak hadir segenap pengurus Ponpes Darul Qur’an Banyubang Lamongan. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan IKAPETE Lamongan untuk menghidupkan, membersamai, dan menguatkan organisasi melalui kegiatan ngaji rutin.

Raden Zainul Musthofa Ketua IKAPETE Lamongan mengatakan, “Selalu ingat dengan ajaran Mbah Hasyim Asy’ari yang dituangkan dalam kitab beliau yakni At Tibyan. Kitab yang dijadikan materi dalam pengajian rutin 6 bulanan ini. Hal ini juga memberikan niatan kita bersama untuk ngalab berkah dzurriyah Pesantren Tebuireng,” kata ketua ISNU Lamongan ini.

Menurut pria yang pernah menjadi Rektor Insud Lamongan ini, kita sadar bahwa tanpa bimbingan dari Pesantren Tebuireng, kita tidak akan berguna di tengah masyarakat. Kita bisa menjadi peserta ini dan bergabung di IKAPETE merupakan jasa dari Pesantren Tebuireng.

“Tujuan dari giat ini adalah sebagai ajang silaturrahmi antar sesama alumni, bisa rileks, guyonan dan gojlokan-gojlokan sambil mengingat masa masa lalu di Pesantren Tebuireng. Juga saling membantu, barangkali ada alumni yang belum mempunyai pekerjaan bisa bergabung dengan alumni lain yang memiliki lembaga, unit usaha ekonomi, dan yang lain. Alhamdulillah melalui forum ini, semoga memberikan manfaat untuk alumni sebagai ajang informasi dan tukar pikiran,” tandas Raden Musthofa penuh harap dan semangat kepada media.

Gus Fahmi sebagai narasumber pengajian rutin IKAPETE Lamongan mengatakan, “Ajaran utama dari Mbah Hasyim adalah pentingnya menjalin silaturrahmi, bahkan terhadap orang yang memutuskan silaturrahmi pun tetap harus disambung. Saya setiap kali menghadiri undangan alumni seperti ini tidak saya niati pengajian, tetapi saya niati silaturrahmi jadi tidak ada rasa capek sebab saya menikmatinya,” ungkap Cucu KH Hasyim Asy’ari ini.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Lebih lanjut, beliau menyikapi fenomena nasab yang sampai hari ini terus diperdebatkan. Gus Fahmi sambil guyonan khasnya menyampaikan, “Nasab itu penting tetapi yang lebih penting itu nasib. Banyak sekali nasibnya tidak bagus demikian juga sebaliknya,” jelas Gus Fahmi.

Sementara itu, Sekjen Presnas IKAPETE Pusat, KH. A. Roziqi, Lc., M.H.I., mengatakan, “Melalui IKAPETE ini, di berbagai cabang dan wilayah lagi bergeliat, semua semangat menggelar kegiatan terutama pengajian rutin mengkaji kitab Mbah Hasyim. Pengajian ini inti dari kegiatan IKAPETE, di samping kegiatan sosial, perekonomian, dan lainnya,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Saat ini sudah terbentuk beberapa IKAPETE luar negeri, di antaranya cabang istimewa Saudi yang dibentuk saat musim haji kemarin. Semoga IKAPETE bisa berkembang pesat dan manfaat untuk umat,” tutupnya.

 

Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Lamongan menggelar pengajian rutin kitab at-Tibyan karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq
Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Lamongan menggelar pengajian rutin kitab at-Tibyan karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah Hadziq. Foto: Hoo

Pewarta: Syafik Hoo