Tebuireng.online– Jenazah almarhumah Ibu Nyai Lily Khodijah Wahid dimakamkan di area Komplek Pesantren Tebuireng, Selasa (10/5). Pada proses pemakaman tersebut, Dzurriyah Bani Hasyim mengantar ke tempat peristirahatan terakhir.

Salah satu yang hadir, Gus Arif Rohman Wahid, putra dari Gus Umar Wahid yang tidak lain adalah adik dari Ibu Nyai Lily Khodijah Wahid. Dalam sambutannya, Gus Arif Rohman memberi kesaksian, menceritakan bagaimana sosok pemaaf dari Ibu Nyai Lily Khodijah Wahid yang sanga luar biasa.

“Pada tahun 2006, saya bertemu dengan beliau di rumah di daerah Kemang Jakarta. Yang mana pada saat itu, hubungan saya memang kurang baik dengan beliau. Di pertemuan tersebut beliau mengatakan, bahwa umurnya telah mencapai usia 60 tahun dan saya umur 31 tahun. Dan Beliau berkata, mau sampai kapan hubungan yang tidak baik ini berlanjut. Maka dalam percakapan tersebut, Ibu Nyai Hj. Lily Meminta Maaf terlebih dahulu kepada saya,” ungkapnya mengenang.

Gus Arif mengisahkan sosok pemaaf dan rendah hati dari Ibu Nyai Lily Khadijah di area pemakaman itu. Beliau menjelaskan bahwa almarhumah begitu pemaaf dan tak ada alasan baginya untuk tidak meminta maaf pada sosok perempuan yang sudah Ia anggap Ibu kandung.

Pewarta: Dimas

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaIbu Nyai Lily Khodijah Wahid dalam Kenangan
BerikutnyaSiapakah Sosok Berpengaruh dalam Perjalanan Teologi Kartini?