Halalbihalal Ma’had Aly Tebuireng, Momentum Songsong Jenjang Doktoral di Pesantren

107
Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng menggelar halalbihalal bertajuk “Menyongsong Marhalah Tsalitsah (M3) sebagai Puncak Pengokohan Tafaqquh Fid Din”, Rabu (1/4/2026). Foto: Mahad Aly

Tebuireng.online- Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng menggelar halalbihalal bertajuk “Menyongsong Marhalah Tsalitsah (M3) sebagai Puncak Pengokohan Tafaqquh Fid Din”, Rabu (1/4/2026). Acara yang bertepatan dengan 14 Syawal 1447 Hijriah tersebut dihadiri oleh pengasuh, mudir, para dosen, serta sekitar 450 mahasantri.

Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Dr. KH. Ahmad Roziqi, Lc., M.H.I., menjelaskan bahwa tema tahun ini merupakan instruksi langsung dari Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Tujuan utamanya adalah mengokohkan Ma’had Aly sebagai lembaga pendidikan tinggi pesantren yang mampu mencetak kader ulama mumpuni.

“Tema ini diambil untuk menyongsong berdirinya Marhalah Tsalitsah (M3). Ini adalah amanah untuk menyiapkan mahasantri agar semakin mantap memperdalam ilmu agama dan siap mengabdi di masyarakat dengan bekal keilmuan yang matang,” ujar Kiai Roziqi.

Dalam sambutannya, Kiai Roziqi menekankan peran vital mahasantri sebagai duta keilmuan. Ia mendorong agar kapasitas intelektual mahasantri disyiarkan secara luas sebagai daya tarik akademik Ma’had Aly.

Senada dengan hal tersebut, Pengasuh Pesantren Tebuireng  KH. Abdul Hakim Mahfudz dalam mauidzah hasanah-nya menegaskan bahwa Marhalah Tsalitsah harus memiliki distingsi kuat, terutama dalam memberikan solusi hukum atas persoalan umat. Ia berharap lembaga ini mampu menjadi pusat lahirnya fatwa yang diakui secara internasional.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kalau selama ini kita sering menunggu fatwa dari Al-Azhar Mesir, maka ke depan fatwa juga harus muncul dari Marhalah Tsalitsah ke Al-Azhar sana,” tegas Gus Kikin, sapaan akrabnya.

Pihak Ma’had Aly Tebuireng saat ini tengah memperjuangkan agar jenjang M3 atau program doktoral ini dapat segera terealisasi pada tahun 2026. Hal ini diharapkan menjadi puncak dari hierarki pendidikan di Pesantren Tebuireng.

“Harapannya, seseorang bisa lulus dari Tebuireng dengan gelar doktoral. Kami sedang mengupayakan agar Marhalah Tsalitsah ini bisa terwujud tahun ini,” pungkas Kiai Roziqi.

Acara diakhiri dengan mushafahah (bersalam-salaman) dan ramah tamah yang berlangsung hangat. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kolektif civitas akademika Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dalam mewujudkan generasi ulama berintegritas yang ahli di bidang hadis dan mampu berkhidmat bagi kemaslahatan umat.


Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Sutan