Tebuireng.online– Sebagai lembaga pengawas proses pesta demokrasi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dituntut dapat menyediakan konten-konten menarik untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pendidikan politik.

Bawaslu Jombang menyadari akan potensi itu, sehingga mengundang Tebuireng Online untuk memantik geliat jurnalistik dan media di internalnya.

“Sebagai bagian penting dalam pengawasan proses kedewasaan demokrasi di Indonesia, Bawaslu, khususnya Bawaslu Jombang harus kreatif dalam memberikan konten-konten edukatif,” ujar Pemimpin Redaksi Tebuireng Online, M. Abror Rosyidin saat menyampaikan materi “Menulis Berita dan Mengelola Media Sosial” di Hotel Yusro Jombang pada Sabtu (03/10/2020).

Acara ini merupakan rangkaian agenda Capacity Building yang diadakan oleh Bawaslu Jombang sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Abror juga menjelaskan bahwa di era ini, lembaga apapun, apalagi lembaga negera di tingkat lokal harus dapat meningkatkan potensi itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Sekarang ini berita memang masih dibutuhkan sebagai produk jurnalistik paling berpengaruh, tapi jurnalisme media sosial sebagai jurnalisme gaya baru atau new media harus dikejar juga,” tambahnya.

Bawaslu, lanjutnya, merupakan lembaga strategis dalam menangkal kampanye jahat, narasi negatif soal politik di dunia Maya. Untuk itu, ia mengajak staf bawaslu agar memperbanyak konten narasi positif di medsos baik berupa video, foto, maupun tulisan, selain mengembangkan website.

“Ibarat atletik, media sosial adalah cabang lari 100 meter, sedangkan website adalah cabang lari maraton. Maka penanganan dan perawatannya juga berbeda,” terangnya.

Ia menyebut Bawaslu harus menjadi bagian dari gerakan sosial untuk menyebarkan edukasi politik yang baik dan benar, dengan cara-cara yang cerdas dan tepat guna.

Hal itu dikarenakan penyebar narasi negatif di jagat maya juga melakukan hal-hal cerdik dan kreatif, misal penguasaan IT yang sangat mahir.

“Ya kalau mereka menggunakan cara-cara seperti itu untuk menyebarkan konten negatif, ya orang-orang baik di media sosial juga harus melakukan yang sama, pahami IT dan ilmu komunikasi yang baik,” kata santri Tebuireng itu.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Jombang Devisi Organisasi dan SDM (OSDM), Khudrotun Nafisah.

Ia berharap, kolaborasi dengan Tebuireng Online dan media-media berpengaruh di Jombang dapat meningkatkan jangkauan edukasi Bawaslu kepada masyarakat, termasuk juga santri yang juga merupakan pemilih dan calon pemilih.

“Harapannya dengan berkolaborasi dengan media-media di Jombang yang punya pembaca dan pengikut yang banyak dapat meningkatkan kapasitas jangkauan Bawaslu Jombang,” harapnya.

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan SDM Bawaslu Jombang. Menurutnya Bawaslu Jombang dalam program-programnya akan berusaha melibatkan banyak pihak yang bisa mendobrak kinerja SDM yang ada.

Pewarta: Dian Bagus

SebelumnyaUji Ketahanan Iman Untuk Ummat Islam
BerikutnyaSang Kiai Kadigdayan, KH. Abdul Choliq Hasyim