Pemandu Acara Hari Jadi IPMA Kepri dan Pentas Seni di Aula Ma'had Jami'ah Hasyim Asy'ari Cukir Diwek Jombang (11/12/2015)
Pemandu Acara Hari Jadi IPMA Kepri dan Pentas Seni di Aula Ma’had Jami’ah Hasyim Asy’ari Cukir Diwek Jombang (11/12/2015)

tebuireng.online– Jum’at (11/12/2015), IPMA Kepri (Ikatan pelajar dan mahasiswa Kepulauan Riau) Jombang telah genap empat tahun berdiri. Organisasi yang diketuai Jefri ini adalah organisasi para pelajar dan mahasiswa Kepulauan Riau yang ada di Jombang, khususnya Tebuireng dan sekitarnya. Peringatan hari lahir organisasi IPMA Kepri Jombang ini sangat meriah, diawali potong tumpeng dan dilanjutkan dengan pentas seni di Ma’had Jami’ah Hasyim Asy’ari (Rusunawa Unhasy) Cukir Diwek Jombang.

Para santri dan mahasiswa yang terdiri dari para santri Tebuireng, Walisongo, Seblak, Madrasatul Qur’an dan mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) ini, menampilkan beberapa seni, diantaranya, seni tari khas Kep. Riau, menyanyi solo, dan band akustik. Selama empat tahun berdiri organisasi ini terbilang aktiv, namun banyak PR yang masih harus dikerjakan, diantaranya menggaet para santri dan mahasiswa di luar Tebuireng dan sekitarnya di Jombang, semisal Darul Ulum, Tambak Beras, Denanyar, al-Tahdzib dan lain sebagainya.

“IPMA Kepri Jombang juga menjadi wadah untuk teman-teman anggota yang memiliki bakat. Nantinya akan kita bina supaya bisa menjadi lebih baik di bidang mereka masing-masing,” tutur Syaifullah selaku Kepala Divisi Hubungan Antar Lembaga IPMA Kepri Jombang.

Ia menambahkan bahwa IPMA Kepri Jombang berbeda dengan organisasi daerah Kepulauan Riau yang lainnya. Pasalnya semua anggotanya berasal dari pesantren-pesantren khususnya Tebuireng dan sekitarnya. Nuansa keagamaannya lebih kentara. Bahkan dalam pertemuan rutinan mingguan pun mereka selalu melakukan tahlil bersama semua anggotanya. Itu merupakan bagian dari misi organisasi daerah ini, yaitu mencetak anggota-anggota yang lebih unggul di dalam bidang keagamaan.

“Harapan kami dengan bertambahnya usia IPMA KEPRI Jombang, semoga bisa semakin maju dalam segala hal dan bisa mensejahterakan anggotanya,” Teguh Santoso, ketua panitia HARLAH

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Organisasi yang didirikan pada tanggal 06 Desember 2011 ini tidak hanya diharapkan bisa menjadi organisasi yang mencetak manusia yang unggul dalam bidang agama, tapi organisasi ini juga menyeimbangkan diri dengan diskusi-diskusi yang telah diagendakan secara rutin mingguan sebagai bentuk mengisi suplemen intelektualitas para anggotanya.

“Di Jawa Timur sendiri, organisasi daerah Kepulauan Riau yang sudah diakui oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau hanya ada 3, yaitu IPMA Kepri Malang, Surabaya, dan Jombang,” ungkap Ketua IPMA Kepri, Jefri. Ia berharap kedepan organisasi yang sekarang ia pimpin tersebut mampu memberikan inspirasi bagi organisasi daerah lainnya dan mampu menjamah pesantren dan kampus lain di Jombang. (nurul/abror)

SebelumnyaSakit Itu Penghapus Dosa
BerikutnyaMahasiswa Unhasy dan WWC Jombang Diskusikan Kekerasan Seksual