Dr. H. Ahmad Baihaqi, M.Pdi., menyampaikan sambutan dalam wisuda PPP Walisongo Cukir Diwek Jombang, Ahad (15/05/2016)
Dr. H. Ahmad Baihaqi, M.Pdi., menyampaikan sambutan dalam wisuda PPP Walisongo Cukir Diwek Jombang, Ahad (15/05/2016)

tebuireng.online– Wisuda  Bilghaib XIV, Binnadhar XXV, dan Syu’bah al-Lughah al-Arabiyah V Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Diwek Jombang dilaksanakan pada Ahad (15/05/2016) di halaman pesantren tersebut. Sejumlah 122 santriwati diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an dan lolos ujian Bahasa Arab.

Hadir sebagai pembicara pada acara tersebut Kepala Seksi Kurikulum Sub-Direktorat Pendidikan Al-Qur’an, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama, Dr. H. Ahmad Baihaqi, M.Pdi. Beliau menggantikan Dirjan Pendidikan Islam, Prof. Dr. Nur Kholis Setiawan, M.Phil., yang sebelumnya diundang, tetapi berhalangan hadir.

Di atas podium, beliau membahas perkembangan penghafal  Al-Qur’an di Indonesia. Menurutnya, kiblat penghafal Al-Qur’an yang sebelumnya diperankan oleh Negara-negara Timur Tengah, kini sudah bergeser ke Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya TPA dan pesantren yang secara khusus menyelenggarakan program tahfidz.

Kepada para walisantri wisudawati, Dr. Ahmad Baihaqi memberikan apresiasi yang besar. Pasalnya, bagi beliau, menjadi orang tua anak pengahafal Al-Qur’an adalah hal yang patut disyukuri dan membanggakan. Beliau menghimbau agar para orang tua selalu mendukung dan memberikan nasihat untuk menjaga hafalan , karena menjaga lebih berat dari pada menghafal.

Dr. Ahmad Baihaqi juga memaparkan program Kementerian Agama dalam mendukung program tahfidz. Kemenag mencanangkan program 10.000 hafidz dan memberikan beasiswa 3 juta untuk setiap orangnya sejak tahun 2000.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Namun, beliau menggarisbawahi, menghafal saja belum cukup. Perlu usaha untuk mengkaji dan memahami isi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. Untuk itu, posisi Bahasa Arab sangat dibutuhkan dalam proses pengkajian tersebut. Maka, beliau sangat mengapresiasi usaha Pesantren Putri Walisongo yang memadukan program tahfidz dan Bahasa Arab. (Fara/Abror)

SebelumnyaPesantren Putri Walisongo Istikamah Cetak Santriwati Penghafal Al-Qur’an
BerikutnyaKebencian untuk Ibu