Di Tebuireng, Menag Lukman Hakim Beberkan Cita-citanya yang Sesungguhnya

726
Menteri Agama Lukman Hakim memberikan motivasi kepada para santri Pesantren Tebuireng pada Sabtu (05/08/2017) pagi di serambi Masjid Tebuireng. (Foto: Sutan Alam Budi)

Tebuireng.online— Pada Sabtu (05/08/2017) pagi-pagi, santri Pesantren Tebuireng Sudah sudah mendapatkan hal istimewa. Bagaimana tidak, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin tiba-tiba muncul usai shalat Shubuh berjamaah di Masjid Pesantren Tebuireng. Lebih-lebih lagi, salah satu Menteri Kabinet Kerja pimpinan Presiden Jokowi itu bersedia berbagi cerita dan motivasi di depan mereka, bahkan membocorkan cita-cita beliau sebenarnya waktu kecil.

Melihat ribuan santri di depannya, Menag mengaku ingin sekali kembali ke masa-masa mondok di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Menteri 55 tahun itu bahkan merasa seperti baru kemarin mondok.

“Rasanya baru kemarin. Saya seperti anak-anakku ini. Memakai sarung, baju putih, kopyah hitam. Persis seperti ini. Tetapi ternyata, hampir 40 tahun yang lalu. Seperti baru kemarin terjadi,” ungkap adik Bu Nyai Faridah Salahuddin Wahid itu, mengawali.

Bahkan, pria kelahiran 1962 itu mengaku jika bisa kembali ke masa sebelumnya, akan memilih kembali ke masa-masa mondok di Pondok Pesantren. Karena, bagi beliau, pondok pesantren praktis 24 jam dan tidak satu detik pun yang luput dari nilai edukasi dan pendidikan. “Semua berisi pendidikan bagi yang memaknainya sebagai pendidikan,” ujar beliau.

Ketika ditanya oleh salah seorang santri tentang apakah cita-cita beliau, semasa kecil dulu juga menjadi menteri, jawabannya cukup membuat kaget. Ternyata menjadi menteri bukanlah impian dan cita-cita sesungguhnya bagi Menteri berpawakan tinggi besar itu.

“Tidak, justru saya memiliki cita-cita menjadi guru, karena setiap detiknya guru bernilai kebajikan, baik mengajar dan mendidik putra-putri bangsa,” jawab beliau disambut tawa dan tepuk tangan para santri.

Menteri Agama Lukman Hakim berada di Jombang dalam rangka menghadiri Haul KH. Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Dalam acara itu hadir pula KH. Maimun Zubair dan sejumlah ulama. Semalam, usai acara itu, Menag menginap di Dalem Kasepuhan Tebuireng dan paginya diminta untuk memberikan motivasi kepada para santri.

  Pesantren Baytul Al-Hikmah Pasuruan Borong Piala Bilingual Day 2017

Pewarta:            Sutan Alam Budi

Editor/Publisher: M. Abror Rosyidin