Forum Unhasy Menulis (FUM) menggelar bincang literasi bersama pihak Jawa Pos, Tebuireng.online, dan Dosen Komunikasi, di Auditorium Aula Unhasy, Sabtu (16/3). (Foto: Nazha)

Tebuireng.online– Untuk menjadi wartawan atau penulis yang baik, maka harus banyak membaca bacaan yang baik-baik. Karena ketika asupan bacaan kita baik, tulisan yang keluar akan menjadi tulisan yang baik. Hal ini diungkapkan oleh Redaktur Jawa Pos, Sulton Arif dalam kegiatan bincang literasi  yang diselenggarakan UKM Forum Unhasy Menulis, Sabtu (16/03).

Bincang Literasi ini dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan mahasiswa maupun siswa sekolah, yang berlangsung dengan baik di Auditorium Aula Unhasy. Acara ini mengangkat tema “Jaga Jagat Maya, Jaga Harmoni Bangsa” yang diisi oleh tiga pemateri. Diantaranya Redaktur Jawa Pos, Sulton Arif, Pimpinan Tebuireng.oniline, M. Abror Rosyidin, dan Dosen Komunikasi, Robiah Machtumah.

“Tidak dapat dielakkan lagi, kini dunia maya sudah menjadi salah satu sumber informasi paling banyak digunakan oleh masyarakat kita, terlebih generasi milenial, media sosial merupakan anak cabang dari dunia maya. Media sosial memiliki fungsi yang luas dalam hal interaksi sosial, mempermudah komunikasi dengan orang kendati dalam jarak jauh. Menciptakan komunikasi dialogis antar banyak audien, menstranformasi isi pesan menjadi milik sendiri, dan banyak lainnya,” ungkap Abror Rosyidin, dalam materi yang disampaikan pada hadirin.

Menurutnya, sebagai generasi muda, nampaknya menjadi penting bagi kita bersama untuk menggunakan media sosial menjadi media yang positif yang membawa pada kedamaian. “Ada beberapa tips sehat dalam bermedia, diantaranya; kalau tidak perlu jangan diposting, ketika memosting jangan dalam keadaan stres, dan jangan melamun. Kemudian memikirkan dampak postingan kita, apakah menimbulkan manfaat atau bahkan sebaliknya,”  imbuh Pimpinan tebuireng.online yang juga alumnus Ma’had Aly Hasyim Asy’ari ini.

Dilihat dari sisi Ilmu Komunikasi, bagi Robi’ah, komunikasi dapat menciptakan pemahaman atau saling pengertian sehingga dapat membawa pengaruh pada harmoni bangsa, namun bisa sebaliknya komunikasi dapat menimbulkan kegaduhan karena akibat salah pengertian.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Nazhatus Zamani
Publisher: RZ

SebelumnyaMenumbuhkan Kesadaran Bela Negara
BerikutnyaSantri Gelar Salat Gaib untuk Korban Penembakan di Selandia Baru