KH. Latief Badjuri saat menyampaikan ceraman di depan para siswa-siswi SMA A. Wahid Hasyim dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (26/01/2017). (Foto: Ardhian)

tebuireng.online– Meskipun sudah terlampau jauh dari hari peringatan aslinya, SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang tetap mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H pada Kamis (26/012017). Acara yang dimulai dengan iringan shalawat yang dibawakan oleh grup ISHARI dari Pondok Pesantren Ta’limul Muta’alim pada pukul 10.00 WIB pagi itu berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh seluruh siswa-siswi SMA A. Wahid Hasyim.

Pada acara tersebut SMA AWH mengundang KH. Abdul Latief Badjuri yang akrab dipanggil Gus Latief sebagai pembicara. Dalam ceramahnya beliau memaparkan tentang wajibnya menuntut ilmu. “Nuntut ilmu iku fardhu ‘ain. Nek pinter iku fardhu kifayah. Kiai iso dadi menteri tapi menteri gak iso dadi kiai,” ungkap beliau.

Selain masalah ilmu, beliau pun menyinggung tentang cinta pada Nabi yang sesuai dengan tema acara ini, yaitu “Bermodalkan Cinta untuk Mendapat Syafaat”. Beliau menjelaskan bahwa untuk mendapatkan surga Allah ada tiga hal yang harus dilakukan, yakni cinta pada Nabi, yang kedua tidak melawan orang tua dan guru, serta rajin membaca Al Quran.

Acara ini berlangsung meriah walaupun hari sudah menjelang siang. Hal ini disebabkan oleh gaya ceramah KH. Abdul Latief Badjuri yang terkadang diselingi dengan guyonan ala santri. Acara ini sepenuhnya dijalankan dan diatur oleh panitia OSIS dengan bantuan baik moril maupun materil dari sekolah. Acara ini diakhiri pada 13.00 WIB dan dilanjutkan dengan shalat Dzuhur berjamaah.


Pewarta:    Amalia Wakhidah Ahmad

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Editor:      Farha Kamalia

Publisher:  M. Abror Rosyidin

SebelumnyaObservasi Kependidikan, El-Fhatin Institute Tangerang Sambangi Tebuireng
BerikutnyaFestival Kudaireng Ciptakan Da’i – Da’iyah Siap Berdakwah di Masyarakat