sumber ilustrasi: freepik

Oleh: Wan Nurlaila*

Ini aku
manusia yang tuhan ciptakan dengan segala kesempurnaan
diberi akal untuk bisa hidup dengan kebahagiaan
diberi apapun untuk menjalani dengan kedamaian

tapi apakah tuhan tahu?
batapa perih dan rapuh hati yang diciptakan
menerima semua cobaan dan rintangan
yang dikhususkan untuk diriku seorang?

berapa lama aku bersujud
berapa lama aku menengadah doa untuk selalu kusebut
tapi apa
masalah silih berganti
hingga aku merasa tak pantas untuk hidup lagi

Tuhan…
kapan kau hadirkan kebahagiaan
kapan kau hadirkan kesenangan
kapan kau hadirkan kedamaian dan ketenangan
jika hidupku terus kau guncang dengan cobaan

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

akan kah aku mampu bertahan
atau mati dalam rintihan?

*Mahasiswa Unhasy Tebuireng.

SebelumnyaPeluang dan Tantangan Pegiat Hadis di Era Society 5.0
BerikutnyaKekerasan di Pesantren, Gunung Es yang Siap Mencair