Bantu Sesama, Santri Husada Tebuireng Tradisikan Donor Darah Dua Kali Setahun

188
Salah satu keluarga Tebuireng, Gus Riza Yusuf ikut berpartisipasi dalam Donor Darah Santri Husada Pesantren Tebuireng di Ruang Perpustakaan pesatren pada Jumat (06/10/2017). (Foto: Nurul)

Tebuireng.online– Unit Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Pesantren (UK2LP) Tebuireng melalui Santri Husada rutin mengadakan donor darah satu tahun dua kali. Kali ini, donor darah diadakan di Perpustakaan KH. A. Wahid Hasyim Pesantren Tebuireng pada Jumat (06/10/2017).

UK2LP dan Santri Husada dalam setiap penyelenggaraan donor darah selalu melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Jombang. Hal itu diungkapkan oleh Suswoyo, tim pelayanan medis PMI Jombang.

“Di Terbuireng sudah rutin 3 bulan sekali dan di semua unit pendidikannya. Di Tebuireng ini, para siswanya sudah benar-benar mengerti dan paham akan pentingnya donor darah. Selalu banyak minat dari santri yang ikut donor darah,” kata Suswoyo. Ia berharap santri Tebuireng tetap menjadi pendonor rutin dan jumlahnya semakin meningkat.

Ia juga menjelaskan, manfaat donor darah dari segi medis sangat menyehatkan karena saat darah diambil, akan ada regenerasi sel-sel yang baru di dalam tubuh. Sementara dari segi sosial, lanjutnya, pendonor bisa menolong orang lain dan bisa menyambung kehidupan sesama manusia yang sedang sakit.

Kepala UK2LP, Ustadz Kafal menjelaskan bahwa Santri Husada Tebuireng mengadakan donor darah setahun dua kali sebagai program satu periode kepengurusan. Adapun yang dimaksud pihak PMI dengan 3 bulan sekali dilibatkan dalam donor darah di Tebuireng, bisa jadi yang diadakan oleh OSIS di setiap unit atau juga organisasi kemahasiswaan di Unhasy.

Ketua Panitia, Fiki Nur Arifin  menjelaskan, donor darah kali ini menghasilkan lebih dari 50 kantong dari 70 kantong yang disediakan. Ia mengatakan, waktu donor darah dimulai sejak pukul 08.00-15.00 WIB.  Baik santri, ustadz, pembina, pengurus, pimpinan, maupun walisantri berbondong-bondong mendonorkan darah, tentunya melalui uji persyaratan yang layak.

Santri asal Kalimantan Selatan itu, juga berharap agar acara donor darah di Pesantren Tebuireng ini, dalam rencananya tiga bulan sekali bisa sukses, berjalan istikamah, dan dapat bermanfaat untuk masyarakat banyak.

  Prof. Haris Supratno: KKNT Unhasy Juga Bawa Nama Pesantren Tebuireng

Pewarta:            Nurul Fajriyah

Editor/Publisher: M. Abror Rosyidin