Tebuireng.online- Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah “Khoiriyah Hasyim” Seblak Jombang menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional dengan melaksanakan senam sehat dan berbagai macam lomba pada Jum’at (23/10/2020) secara konvensial di unit utara 2, Diwek, Jombang. 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Hari Santri Nasional yang diperingati pada tanggal 22 Oktober 2020, mengangkat tema “Santri Sehat, Indonesia Kuat” menyesuaikan dengan semangat mencegah penyebaran covid-19 yang masih belum berakhir. Disemarakkan di pondok khoiriyah Hasyim dengan mengadakan lomba di masing-masing lokal, sebagai upaya pencegahan covid – 19 yang masih tinggi penyebarannya. 

Dengan melaksanakan protokol kesehatan, perayaan diawali dengan senam sehat untuk meningkatakan kesehatan jasmani para santri, kemudian dilanjutkan dengan berbagai macam lomba di lapangan basket Madrasah Salafiyah Syafi’iyah Khoiriyah Hasyim. 

Diikuti dengan semangat, Ahmad Nuruddin (Gus Rudi) beserta istri mengawal kgiatan dari awal hingga akhir. Beliau juga mengundang Pak Amir (Guru Madrasatul Ibtidaiyah Salafiyah Syafi’iyah Seblak) untuk memimpin senam pagi. Setelah itu dilanjut dengan lomba kebersihan kamar, makan kerupuk, masukkan paku, kursi goyang, estafet air, dan yang terakhir menghias nasi kuning yang biasa disebut dengan tumpeng. 

Meskipun santri yang saat ini berada di pondok hanya berjumlah 20 santri, namun peringatan hari santri tetap berjalan dengan baik. Antusias yang sangat berkobar membuat santri mengikuti kegiatan dengan semangat sampai akhir.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Umi Nur Kholifah selaku Ketua Pengurus Pondok Lokal Utara 2 mengatakan bahwa lomba yang dilaksanakan sportif, “Lombanya biasa tapi ada kesan didalamnya, seperti kita lihat para santri sangat sportif,” ujar perempuan asal Bojonegoro itu. 

Femi Hasta, pengurus pondok unit utara 2, mengatakan bahwa senam pagi dilaksanakan dengan luar biasa karena langsung didampingi oleh pelatih. “Tadi senam paginya sungguh luar biasa karena setiap Jumat santri juga ada senam, tapi rasanya tidak seperti senam tadi pagi, karena senam tadi ada pelatihnya,” ungkap Femi Hasta Pangesti.

Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan rasa bahagia santri yang sudah tidak bertemu keluarga selama beberapa bulan terakhir, sejak kembali ke pondok pada agustus lalu. “Semoga bisa menumbuhkan rasa bahagia santri dan menghilangkan jenuh karena tidak bisa dijenguk keluarga,” imbuhnya.

Untuk pengumuman dan pembagian hadiah akan dilaksanakan pada hari ini Sabtu, 24 Oktober 2020.

Pewarta : Qona’atun Putri/Sayidatul Afifah Rusda. 

SebelumnyaUkhuwah, Kunci Hadratussyaikh Menjaga Indonesia
BerikutnyaBupati Jombang Ungkap Kontribusi Santri pada HSN BEM Unhasy